Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Cuma Lawan di Lapangan, Banjir Nagoya Jadi Ujian Timnas Basket di Asian Games

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 04:34 WIB | Oleh:
Bukan Cuma Lawan di Lapangan, Banjir Nagoya Jadi Ujian Timnas Basket di Asian Games Doc: Antara foto
Ket. CdM Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Todotua Pasaribu (kanan) mendampingi Ketua Umum PP Perbasi Budisatrio Djiwandono (kiri) memberikan motivasi kepada timnas bola basket putra Indonesia saat meninjau Pelatnas Basket 5x5 Putra di Jakarta, Sabtu (5/7).

JAKARTA - Hujan deras dan banjir yang melanda Nagoya, Jepang, menjadi tantangan tambahan bagi tim basket putra Indonesia menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menempuh perubahan rute akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Sekretaris Jenderal Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Nirmala Dewi mengatakan para pemain yang baru tiba di Nagoya bahkan sempat diminta keluar dari tempat mereka beristirahat setelah menerima peringatan darurat.

"Mereka sudah sampai, meskipun sampai sana mereka menerima peringatan darurat harus keluar, jadi baru istirahat sebentar harus keluar lagi karena ada sirene," kata Nirmala kepada ANTARA, Selasa (8/9).

Situasi tersebut juga terlihat dalam unggahan akun resmi Tim Indonesia di media sosial yang membagikan video rekaman dari atlet basket putra Derrick Michael mengenai suasana evakuasi para atlet di Nagoya.

Dalam unggahan media sosial miliknya, Derrick mengatakan peringatan bencana muncul hanya berselang dua jam setelah tim tiba di Nagoya usai menempuh 40 jam perjalanan dari Jakarta akibat perubahan rute dikarenakan erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Sebetulnya kita juga tidak menyangka ada kejadian seperti ini. Karena kita lebih mempersiapkan berangkat bersama-sama dari Soekarno-Hatta. Jadi untuk anak-anak juga menjadi ekstra persiapan karena harus berangkat dulu ke Surabaya," ujar Nirmala.

Dari Surabaya, rombongan kemudian melanjutkan penerbangan menuju Singapura sebelum bertolak ke Jepang. Setibanya di Nagoya, para atlet harus kembali menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca setempat.

Meski menghadapi sejumlah kendala dalam perjalanan dan kondisi cuaca, Nirmala berharap hal tersebut tidak terlalu mengganggu persiapan tim yang memang diberangkatkan lebih awal ke Jepang.

"Kita berangkatkan lebih cepat memang tujuannya untuk penyesuaian cuaca, kondisi di sana, kemudian mereka juga untuk latihan-latihan supaya sudah mulai terbiasa," kata Nirmala.

Tim basket putra Indonesia dijadwalkan mulai bertanding pada 10 September. Nirmala optimistis para atlet dapat segera beradaptasi karena sudah terbiasa melakukan perjalanan ke berbagai negara untuk menjalani latihan dan pertandingan.

"Anak-anak sudah biasa pindah negara, latihan, bertanding. Mudah-mudahan tidak terlalu banyak kendala di sananya, terutama untuk adaptasi," ujar Nirmala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Emas..Emas, Bertarung  Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

Emas..Emas, Bertarung Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.