Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

13 Hektare Lahan di Aceh Barat Hangus, Asap Tebal Mulai Racuni Pernapasan Warga

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 01:05 WIB | Oleh:
13 Hektare Lahan di Aceh Barat Hangus, Asap Tebal Mulai Racuni Pernapasan Warga Doc: ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat
Ket. Petugas BPBD masih berupaya melakukan pemadaman api di kawasan Desa Aron Tunong, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat. Hingga Selasa (8/9) luas lahan yang sudah terbakar di sejumlah lokasi di daerah ini mencapai seluas 13 Ha.

MEULABOH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda empat kecamatan telah mencapai 13 hektare, Selasa (8/9).

"Alhamdulillah, sebagian besar lahan yang terbakar sudah berhasil kita padamkan," kata
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Dharmawan, Selasa.

Ia menjelaskan, peristiwa karhutla ini tersebar di empat wilayah kecamatan di Kabupaten Aceh Barat meliputi Kecamatan Johan Pahlawan di Desa Blang Beurandang seluas 3 hektare, Kecamatan Samatiga di Desa Mesjid Baro seluas 5 hektare dan Leukeun 1,5 hektare.

Di Kecamatan Kaway XVI di Desa Simpang seluas 2 hektare, serta di Kecamatan Woyla di Desa Aron Tunong seluas 1,5 hektare.

Dharmawan menjelaskan, upaya pemadaman ini melibatkan unsur gabungan dari BPBD Aceh Barat, TNI, Polri, KPH IV Aceh, serta masyarakat setempat.

Dalam operasinya, petugas mengerahkan sarana dan prasarana berupa 2 unit mobil operasional D-Max, 1 unit drone pengintai, serta 3 unit mesin air dan selang.

Akses menuju lokasi titik api sangat sulit dijangkau karena berada di tengah-tengah hutan, ditambah embusan angin kencang yang menjadi kendala utama. Saat ini masih tersisa titik asap yang berpotensi menjalar jika tidak terus dipantau," jelasnya.

Dampak dari karhutla ini telah merusak vegetasi tanaman di wilayah terdampak serta menimbulkan paparan asap yang mulai mengganggu pernapasan warga sekitar.

"Pihak terkait hingga kini masih menyelidiki penyebab pasti munculnya titik api di Aceh Barat," demikian Dharmawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Daerah
Dinkes: Kasus ISPA di Banda...
Olahraga
Kejutan, Ada Tiga Ganda Cam...
Advertisement
Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.