Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tembus 20 Ribu Hektar Hangus! Kalsel Dihantam 2.963 Bencana Karhutla

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 01:55 WIB | Oleh:
Tembus 20 Ribu Hektar Hangus! Kalsel Dihantam 2.963 Bencana Karhutla Doc: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Ket. Kepala BPBD Kalsel Ronny Eka Saputra memberikan keterangan di sela-sela mendampingi kunjungan kerja Wapres RI Gibran Rakabuming Raka, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (10/9).

BANJARBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mencatat total luas lahan terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi tersebut telah mencapai 20.206,06 hektare dari 2.963 kejadian sepanjang periode 1 Januari hingga 10 September 2026.

Kepala BPBD Kalsel Ronny Eka Saputra di Banjarbaru, Kamis, mengatakan Kabupaten Banjar menjadi wilayah dengan karhutla terluas, yakni mencapai sekitar 5.100 hektare, diikuti Kota Banjarbaru sekitar 2.539 hektare, dan Kabupaten Tanah Laut.

“Meskipun karhutla mulai terkendali, masih terdapat sejumlah titik yang mengeluarkan asap karena berada pada kawasan lahan gambut yang membutuhkan penanganan lebih lama,” ujarnya.

BPBD Kalsel bersama unsur terkait memadukan sejumlah metode untuk menangani kebakaran pada lahan gambut, termasuk penyuntikan areal gambut menggunakan cairan surfaktan yang diinisiasi Kapolda Kalsel serta pemanfaatan drone termal untuk mendeteksi titik panas.

Ronny mengatakan perpaduan metode tersebut cukup efektif membantu pengendalian karhutla, meskipun penanganan pada lahan gambut membutuhkan waktu karena sumber api dapat berada di bawah permukaan dan masih menghasilkan asap meski api terbuka telah berkurang.

BPBD Kalsel mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berisiko memicu karhutla, termasuk membakar sampah maupun membuka atau membersihkan lahan dengan pembakaran tanpa pengawasan yang benar.

BPBD Kalsel juga mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air karena sejumlah daerah di Kalimantan Selatan mengalami kekeringan sehingga ketersediaan sumber air untuk kebutuhan masyarakat maupun penanganan karhutla perlu dijaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.