Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot dan PT KAI Teken MoU Penataan dan Pengembangan di Kawasan Stasiun Bogor

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 14:00 WIB | Oleh:
Pemkot dan PT KAI Teken MoU Penataan dan Pengembangan di Kawasan Stasiun Bogor Doc: kotabogor.go.id

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) penataan dan pengembangan kawasan Stasiun Bogor bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero), di Stasiun Bogor Gate Alun-alun Kota Bogor, Senin (7/9).

Konsep pengembangan Stasiun Bogor ini sendiri merupakan sinergi antara PT KAI (Persero) bersama Pemkot Bogor dalam melakukan penataan kawasan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis.

Pada saat bersamaan juga dilaksanakan penandatanganan MoU antara PT KAI (Persero) dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang menjadi bagian dari kerja sama penataan.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengatakan konsep dari PT KAI ini sejalan dengan langkah Pemkot Bogor dalam melakukan penataan wilayah Jalan Nyi Raja Permas, Jalan MA Salmun, dan juga Jalan Kapten Muslihat.

"Jadi kami menyambut baik, menyambut gembira, tinggal nanti menyinkronkan dengan apa yang sudah kami rencanakan dan apa yang sudah teman-teman PT KAI laksanakan," ucap Wali Kota Dedie Rachim saat melakukan sesi wawancara dengan media di lokasi.

Sebagai langkah awal, Pemkot Bogor akan melaksanakan penataan di Jalan Nyi Raja Permas hingga ujung Jalan MA Salmun untuk meningkatkan ketertiban dan keindahan. "Selanjutnya tahun depan, kita akan melaksanakan penataan Jalan Mayor Oking dan juga Kapten Muslihat," ujar Wali Kota Bogor.

Di samping itu, pihaknya juga akan melakukan penataan Jalan Dewi Sartika untuk dijadikan sebagai jalan protokol yang diampu oleh Pemkot Bogor bersamaan dengan selesainya masa kontrak atau Build Operate Transfer (BOT) dari PT Propindo.

"Nanti kita akan lakukan pemotongan atau pembongkaran (bangunan yang menjorok ke jalan) supaya Jalan Dewi Sartika itu tidak ada obstacle-nya, tidak terhambat oleh bangunan. Sehingga dari Alun-alun sampai dengan Jalan Sawojajar itu lurus," ungkap Wali Kota Dedie Rachim.

Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin, mengatakan dalam melakukan penataan kawasan ini pihaknya akan mengembalikan identitas Stasiun Bogor yang secara historis sangat kuat dengan bangunan tahun 1881 yang nantinya akan menjadi muka atau bagian depan dari New Stasiun Bogor.

Dalam penataan ini, PT KAI memiliki tiga konsep, yaitu konektivitas antara Stasiun Bogor dan Stasiun Paledang dengan kawasan sekitar.

"Kemudian juga akan connectivity dengan moda angkutan yang lainnya. Jadi intermodanya kita lihat juga, bagaimana kita nanti menjadikan ini pusat intermoda. Di situ ada Trans Pakuan, kemudian ada angkutan daring juga. Dan angkutan-angkutan yang lain, bahkan diskusi dengan Pak Wali juga bagaimana kita menghadirkan apakah konsepnya LRT perkotaan atau trem perkotaan. Nanti terintegrasinya semuanya di sini," ungkap dia.

Selanjutnya, konsep utama berkaitan dengan spasialitas yang tidak hanya menciptakan ruang-ruang terbuka, tapi juga ruang usaha atau ruang ekonomi, atau yang dikenal dengan Transit Oriented Development (TOD).

"Jadi proses revitalisasi atau penguatan dari Stasiun Bogor ini sebenarnya sudah kita mulai. Teman-teman lihat sendiri selama 3 bulan kemarin sudah selesai, peron 6, 7, 8 kita tutup. Dan ini sudah kita buka lagi, sehingga sekarang itu peron 6, 7, 8 peronnya sudah panjang dan sudah ada kanopinya. Ini bisa menambah kapasitas angkut 30% harian daripada sebelumnya. Kita lihat juga sekarang ada peron 4 dan 5 kita tutup untuk penambahan kanopi, karena nanti untuk menghindari supaya para pelanggan atau pengguna tidak akan kehujanan," ujar Bobby.

Kemudian, pada tahun depan pembangunan akan meliputi tata sisi sebelah selatan yang akan berfungsi menjadi pick-up and drop-off zone bagi angkutan Kota Bogor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.