Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menara Eifel Ditutup Akibat Aksi Protes Pemindahan Staf Wanita Saat Kunjungan Kelompok Keagamaan

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 09:42 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Di Prancis, kami tidak meminta perempuan untuk menghapus diri mereka sendiri. Tidak ada dogma, tidak ada agama yang berada di atas hukum Republik," tulisnya.

Calon presiden sayap kanan Marine Le Pen juga mengkritik insiden tersebut, dengan mengatakan bahwa Prancis "tidak akan pernah menerima bahwa kehadiran perempuan 'dibatasi'".

Gabriel Attal, seorang pesaing dari kubu sentris untuk kandidat presiden, mengatakan, "di Prancis, tidak ada budaya, tidak ada kepercayaan, tidak ada agama, tidak ada apa pun dan tidak ada siapa pun yang dapat datang dan mendikte perempuan tentang tempat mereka seharusnya".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp94.900/...
Daerah
Langgar Penyaluran BBM Subs...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.