Imbas Krakatau Ngamuk Sampai ke Sumatra, 51 Penerbangan Kualanamu Terganggu
📅 Senin, 07 Sep 2026, 01:05 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Muhammad Iqbal
MEDAN - PT Angkasa Pura Aviasi mencatat sebanyak 51 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu mengalami penyesuaian operasional akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK), Minggu (6/9).
"Data sementara sebanyak 51 penerbangan dari dan menuju Kualanamu mengalami penyesuaian," jelas Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi Mohamad Hikmat Hidayat di Deli Serdang, Sumatera Utara, Ahad.
Pembatalan ini, lanjut dia, karena operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) di Cengkareng, Banten dan Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) di Jakarta terganggu.
Kedua bandara tersebut terpaksa ditutup akibat terdampak sebaran abu vulkanik menyusul erupsi GAK di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.
"Kondisi tersebut berdampak bagi penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, khususnya penerbangan yang terhubung dengan CGK dan HLP," jelasnya.
Di antaranya satu penerbangan internasional rute Amsterdam (AMS) menuju Soekarno-Hatta (CGK) mengalami pengalihan penerbangan (diverted) di Bandara Internasional Kualanamu.
Data penerbangan terdampak tersebut bersifat sementara, dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi operasional penerbangan serta kebijakan masing-masing maskapai.
"Operasional Bandara Internasional Kualanamu hingga saat ini tetap berjalan normal," tegas Hikmat.
Pihaknya juga terus berkoordinasi intensif dengan AirNav Indonesia, maskapai, otoritas bandara, serta seluruh pemangku kepentingan guna memantau perkembangan kondisi.
Selain itu, juga memastikan operasional penerbangan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada pengguna jasa bandara.
"Para calon penumpang secara berkala kita imbau agar memastikan kembali status dan jadwal penerbangannya lewat maskapai masing-masing sebelum menuju bandara," tutur Hikmat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!