Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Pusat Perbelanjaan Nipah Park Diduga karena Korsleting Listrik

📅 Senin, 10 Agu 2026, 08:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebakaran Pusat Perbelanjaan Nipah Park Diduga karena Korsleting Listrik Doc: ANTARA
Ket. Personel BPBD yang bersiap melakukan upaya penanganan terhadap dampak kebakaran di Nipah Park atau Mall Nipah Makassar, Minggu malam (9/08/2026).

MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Sulawesi Selatan, menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran di salah satu pusat perbelanjaan Nipah Park yang mengarah pada gangguan atau korsleting listrik.

"Namun, penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan pihak yang berwenang," ujar Kepala BPBD Makassar, Fadli Tahar, melalui keterangan resminya di Makassar, Senin (10/8).

Kebakaran terjadi di kawasan Nipah Park Jalan Urip Sumoharjo Nomor 23, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Minggu malam (09/8) sekitar pukul 21.30 WITA.

Berdasarkan laporan awal Regu Delta Posko Penanggulangan Bencana BPBD Kota Makassar, api pertama kali diketahui setelah terlihat oleh staf mal di area lantai 4.

Petugas gabungan segera melakukan penanganan di lokasi. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Makassar mengerahkan armada untuk melakukan pemadaman, sementara BPBD Kota Makassar bersama unsur terkait melakukan penanganan kedaruratan dan pelayanan terhadap korban.

Dalam kejadian tersebut dua orang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan dan telah mendapatkan penanganan dari tim medis BPBD bersama relawan.

Korban pertama, Muhammad Akram (26), laki-laki asal Maros mengalami keluhan sesak napas. Korban kedua, Rio Dafa (24), laki-laki, mengalami sesak napas disertai pusing.
Keduanya mendapatkan penanganan medis setelah kejadian.

Berdasarkan asesmen sementara, kebakaran berdampak pada satu unit bangunan Nipah Mall dengan kategori kerusakan ringan. Data tersebut masih bersifat sementara dan dapat diperbarui berdasarkan hasil asesmen lanjutan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait penyebab maupun dampak kejadian," ujar Fadli.

BPBD Kota Makassar menegaskan kebakaran pada fasilitas publik dengan aktivitas masyarakat yang tinggi, prioritas utama adalah memastikan keselamatan pengunjung, pekerja, serta seluruh personel yang melakukan penanganan.

Masyarakat juga diingatkan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memastikan instalasi dan perangkat kelistrikan berada dalam kondisi aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Angkutan Gratis bagi Pelaja...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.