Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Papua Selatan dan BPHL Jayapura Perkuat Pengelolaan Hutan Lestari

📅 Senin, 07 Sep 2026, 01:20 WIB | Oleh:
Pemprov Papua Selatan dan BPHL Jayapura Perkuat Pengelolaan Hutan Lestari Doc: ANTARA/Qadri Pratiwi
Ket. Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo dan Kepala BPHL Wilayah XVII Jayapura Plaghelmo Seran saat melakukan Rapat Upaya Wujudkan Pengelolaan Hutan Lestari di Papua Selatan bertempat Kota Jayapura, Papua, Minggu (6/9).

JAYAPURA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan (Papsel) dan Balai Pemantauan Pengelolaan Hutan (BPHL) Wilayah XVII Jayapura memperkuat kerja sama dalam pengelolaan hutan melalui peningkatan peran Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di tingkat tapak.

Gubernur Papsel Apolo Safanpo di Jayapura, Minggu, mengatakan kerja sama tersebut diperlukan untuk mengoptimalkan potensi kehutanan sekaligus meningkatkan koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, BPHL, dan KPH.

"Memang perlu ada kolaborasi dan kerja sama yang baik antara BPHL Jayapura dengan Provinsi Papua Selatan agar potensi kehutanan dapat dimaksimalkan," katanya usai menghadiri Rapat Pengelolaan Hutan Lestari di Papsel.

Menurut Apolo, Papsel memiliki kawasan hutan dengan beragam fungsi, mulai dari hutan konservasi, hutan lindung hingga hutan produksi.

"Potensi-potensi tersebut perlu dikelola secara baik agar memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan masyarakat," ujarnya.

Dia menjelaskan kerja sama dengan BPHL diharapkan dapat membantu pemerintah daerah mengidentifikasi berbagai potensi kehutanan yang selama ini belum dikelola sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala BPHL Wilayah XVII Jayapura Plaghelmo Seran mengatakan pihaknya akan mendukung penguatan peran KPH karena unit tersebut merupakan ujung tombak pembangunan kehutanan di tingkat tapak.

"Penguatan peran KPH penting dilakukan karena pembangunan kehutanan di tingkat tapak, ujung tombaknya adalah KPH," katanya.

Menurut Plaghelmo, dukungan tersebut antara lain berupa peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta intervensi kegiatan yang disesuaikan dengan perencanaan dan kebutuhan di lapangan.

"Penguatan KPH ini juga nantinya dapat membantu masyarakat yang tinggal di dalam maupun sekitar kawasan hutan agar keberadaan hutan memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan dan ekonomi rumah tangga," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Jangan Asal Ngecas! Ini Tat...
Daerah
3.000 Agen Perlinsos Siap B...

Gempa Bumi M6.1 Guncang Sumba Barat Daya, NTT

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.