Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Jakarta, Sekolah Terapkan PJJ Mulai 7 September

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 16:35 WIB | Oleh:
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Jakarta, Sekolah Terapkan PJJ Mulai 7 September Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
Ket. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan di Jakarta mulai Senin (7/9). Kebijakan tersebut diambil setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terdeteksi mencapai wilayah DKI Jakarta.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan di Jakarta mulai Senin (7/9). Kebijakan tersebut diambil setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terdeteksi mencapai wilayah DKI Jakarta.

Penerapan PJJ menjadi langkah antisipasi Pemprov DKI Jakarta untuk menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik selama kondisi tersebut berlangsung. Kebijakan ini juga ditujukan untuk melindungi guru serta tenaga kependidikan dari potensi dampak paparan abu vulkanik.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana mengatakan penerapan PJJ tidak berarti aktivitas pendidikan dihentikan. Menurutnya, proses pembelajaran tetap berlangsung dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing peserta didik.

"Kami ingin memastikan anak-anak tetap belajar dalam suasana yang aman dan nyaman. Karena itu, untuk sementara pembelajaran dilakukan dari rumah," ujar Nahdiana di Jakarta, Minggu (6/9). Ia meminta orang tua tidak panik karena kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meski dilakukan dari rumah.

"Orang tua tidak perlu panik, karena proses pembelajaran tetap berjalan," lanjut Nahdiana. Ia memastikan Dinas Pendidikan tetap berupaya menjaga keberlangsungan kegiatan pendidikan selama kebijakan PJJ diterapkan.

Untuk memastikan pelaksanaan PJJ berjalan optimal, Dinas Pendidikan DKI Jakarta melakukan koordinasi dengan seluruh satuan pendidikan. Koordinasi tersebut juga disertai pendampingan dan pemantauan terhadap proses pembelajaran yang berlangsung dari rumah.

Dinas Pendidikan juga menyiapkan alternatif apabila terdapat kendala selama pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Langkah tersebut dilakukan agar peserta didik tetap memperoleh layanan pendidikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Nahdiana menegaskan aspek keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi pertimbangan utama dalam penerapan kebijakan tersebut. "Keselamatan dan kesehatan anak-anak adalah prioritas," tuturnya.

Dinas Pendidikan juga mengimbau orang tua turut mendampingi anak selama mengikuti pembelajaran dari rumah. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu peserta didik tetap mengikuti kegiatan belajar sekaligus memastikan mereka berada dalam kondisi yang aman.

Selain mendampingi proses belajar, orang tua diminta memperhatikan informasi yang diterima terkait kondisi sebaran abu vulkanik. Nahdiana mengingatkan masyarakat agar memperoleh informasi dari sumber resmi untuk menghindari kepanikan akibat informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta bersama perangkat daerah terkait juga terus memantau perkembangan kondisi udara di wilayah Jakarta. Pemantauan dilakukan bersamaan dengan penelusuran informasi resmi mengenai perkembangan dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kebijakan PJJ tersebut tidak bersifat permanen dan akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan situasi. Pemerintah akan menyesuaikan kebijakan pembelajaran apabila kondisi udara dan informasi mengenai sebaran abu vulkanik mengalami perubahan.

Selama PJJ diberlakukan, Pemprov DKI Jakarta meminta seluruh satuan pendidikan tetap menjaga komunikasi dengan peserta didik dan orang tua. Sekolah juga diharapkan menyesuaikan pelaksanaan kegiatan belajar dengan situasi yang sedang berlangsung.

Adapun langkah yang perlu diperhatikan selama penerapan PJJ meliputi:

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Advertisement
Maskapai Garuda Indonesia Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang karena Erupsi Anak Krakatau

Maskapai Garuda Indonesia Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang karena Erupsi Anak Krakatau

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.