Warga Depok Wajib Waspada! Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi di Sejumlah Wilayah
📅 Minggu, 06 Sep 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Depok - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan setempat menyarankan agar ketika membersihkan abu vulkanik harus hati-hati dan membuangnya dalam wadah atau kantong yang tertutup.
Saran tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi @damkardepok, Minggu (6/9).
Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) bersama perangkat daerah terkait terus memantau abu vulkanik akibat erupsi anak Gunung Krakatau.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) juga menerima laporan sebaran abu vulkanik Anak Gunung Krakatau di sejumlah wilayah Depok, antara lain di Cinere, Tapos, dan Sawangan.
Damkarmat Kota Depok telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan dampak abu vulkanik bagi kesehatan masyarakat.
Abu vulkanik memiliki partikel yang sangat halus sehingga berpotensi terhirup dan menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. Beberapa gejala yang perlu diperhatikan antara lain batuk, pilek, sesak napas, radang tenggorokan, asma kambuh, hingga Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Selain itu paparan abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi pada mata yang ditandai dengan mata merah, perih, berair, atau terasa gatal. Pada kulit, paparan debu dapat menimbulkan rasa gatal, kering, hingga ruam.
Sementara jika tertelan, abu vulkanik dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada pencernaan, seperti mual, muntah, atau diare.
Karena itu Damkarmat Kota Depok mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan langkah-langkah pencegahan. Masyarakat juga diminta memberikan perhatian lebih kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), serta masyarakat dengan kondisi kesehatan tertentu.
Untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik, masyarakat dapat menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Masker bedah dapat digunakan sebagai perlindungan dasar.
Selain itu masyarakat disarankan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi masih berdebu atau terjadi angin kencang. Pintu dan jendela juga sebaiknya ditutup untuk mengurangi masuknya debu ke dalam rumah.
Menjaga kebersihan diri juga penting dilakukan. Masyarakat dapat membersihkan diri setelah beraktivitas di luar ruangan, termasuk membersihkan area hidung menggunakan air bersih, serta mengganti dan mencuci pakaian yang digunakan saat berada di luar rumah.
Masyarakat juga diimbau mencukupi kebutuhan cairan dengan memperbanyak minum air putih. Abu vulkanik yang terpantau di Kota Depok diketahui berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan terdeteksi mencapai wilayah Kota Depok.
Masyarakat Kota Depok diimbau untuk tetap tenang, menjaga kesehatan, serta memantau perkembangan informasi melalui kanal resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemkot Depok, Damkarmat Kota Depok, maupun sumber informasi resmi lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!