Bukan Sekadar Baca Buku, Pustaka Ceria Bogor Kini Jadi Ruang Edukasi dan Interaktif
📅 Kamis, 03 Sep 2026, 15:22 WIB | Oleh: Deri HenriawanBOGOR - Pustaka Ceria yang dikembangkan Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Bogor tidak hanya menjadi tempat membaca dan menyimpan koleksi buku, tetapi juga dikembangkan sebagai ruang edukasi, literasi, sekaligus rekreasi yang ramah anak.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor Iwan Irawan di Bogor, Kamis (3/9), mengatakan kunjungan dari sejumlah sekolah. Para siswa diajak mengenal lingkungan perpustakaan, mengeksplorasi berbagai koleksi buku, serta mendapatkan pengenalan mengenai sejarah lokal Kabupaten Bogor.
“Kami ingin perpustakaan menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak-anak. Bukan hanya datang untuk membaca buku, tetapi juga belajar, bermain, mengenal sejarah, dan mendapatkan pengalaman baru," katanya.
Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan minat baca sekaligus membangun rasa ingin tahu dan penghargaan terhadap sejarah serta warisan daerah.
Anak-anak diajak membaca buku bersama, mengenal berbagai fasilitas perpustakaan, serta mengikuti sesi mendongeng edukatif yang dikemas secara interaktif menggunakan boneka tangan oleh pendongeng, Kak Adit.
Ia mengatakan penguatan budaya literasi perlu dilakukan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakter dan dunia anak.
Program Pustaka Ceria merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun ekosistem literasi yang melibatkan sekolah, keluarga, perpustakaan dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten Bogor," katanya.
Menurutnya, anak-anak adalah generasi penerus, sehingga membangun kebiasaan membaca dan rasa ingin tahu sejak dini merupakan investasi penting bagi masa depan Kabupaten Bogor.
Melalui rangkaian kegiatan membaca, eksplorasi perpustakaan, pengenalan sejarah lokal, hingga seni mendongeng, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor berharap Pustaka Ceria dapat menjadi ruang yang mendorong tumbuhnya kreativitas, imajinasi dan rasa ingin tahu anak.
Program tersebut sekaligus menjadi langkah untuk menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik yang semakin dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!