Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangerang Terus Pantau Perkembangan Situasi GAK dan Pastikan Kondisi Masyarakat Tetap Aman

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 16:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Tangerang Terus Pantau Perkembangan Situasi GAK dan Pastikan Kondisi Masyarakat Tetap Aman Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Tangerang, Sachrudin saat memberikan paparan di Puspemkot Tangerang.

TANGERANG (06/9) – Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengeluarkan instruksi kepada seluruh jajaran untuk memberikan informasi terbaru serta pelayanan cepat serta tepat yang dibutuhkan masyarakat terkait dampak sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).

“Kami terus monitor. Jajaran pemkot mulai dari BPBD, Dinas Kesehatan hingga perangkat wilayah agar tetap siaga dan memberikan informasi serta pelayanan yang dibutuhkan masyarakat. Semua yang terdampak harus mendapatkan perhatian utama,” kata Wali Kota Sachrudin di Tangerang, Minggu

Wali Kota Sachrudin mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui perangkat daerah terkait terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman dan terkendali.

“Yang paling penting masyarakat tetap tenang, tetapi waspada. Ikuti informasi dan imbauan resmi dari pemerintah, serta jangan mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya,” ujar Sachrudin.

Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan, untuk menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut sebagai langkah antisipasi terhadap paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan.

“Kalau melihat atau merasakan adanya abu, gunakan masker, kurangi aktivitas di luar ruangan bila tidak diperlukan, dan selalu jaga kondisi kesehatan. Bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan, segera periksa diri ke fasilitas kesehatan,” katanya.

Sementara itu Dinas Kesehatan telah menyiapkan setiap fasilitas kesehatan untuk dapat dimanfaatkan masyarakat jika ada yang membutuhkan pemeriksaan dampak dari abu vulkanik. Warga yang mengalami gangguan kesehatan dapat mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan sesuai kondisi.

"Pemkot Tangerang mengajak masyarakat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak abu vulkanik. Dengan mengenali gejala dan segera mendapatkan pertolongan ketika mengalami gangguan kesehatan, masyarakat dapat mengurangi risiko dampak paparan abu vulkanik terhadap kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Dini Anggareni.

Dini mengatakan partikel abu vulkanik yang terhirup berpotensi menimbulkan keluhan seperti batuk, tenggorokan terasa tidak nyaman, hidung berair, hingga sesak napas pada kondisi tertentu. Selain gangguan pernapasan, paparan abu vulkanik juga dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit.

"Warga yang mengalami keluhan pada saluran pernapasan setelah terpapar abu diimbau segera melakukan penanganan dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila keluhan berlanjut," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Luar Negeri
Brantas Geng Kriminal, Peru...

Erupsi Anak Krakatau: Bandara Dhoho Kediri Batalkan 2 Penerbangan

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Erupsi Anak Krakatau: Banda...
Advertisement
Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.