Bukan Tembok Asli! Begini Megahnya Replika Konstantinopel di Balik Serial Mehmed
📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 14:30 WIB | Oleh: Tim PenulisStrategi tersebut memiliki kemiripan dengan perkembangan wisata berbasis industri hiburan di Korea Selatan seiring berkembangnya fenomena Korean Wave atau Hallyu.
Turki sendiri memiliki modal yang kuat. Serial televisinya telah berkembang menjadi salah satu produk industri kreatif yang menjangkau penonton internasional.
Di Indonesia, sejumlah judul seperti Elif, Abad Kejayaan (Muhteşem Yüzyıl), dan Kuruluş: Osman juga cukup dikenal masyarakat di tengah persaingan drama dari Korea Selatan, Jepang, India, dan negara lainnya.
Popularitas tersebut tidak hanya memberi keuntungan bagi industri televisi, tetapi juga membuka peluang bagi promosi budaya, sejarah, pariwisata, hingga identitas nasional Turki.
Dalam acara Global Narrative of the Türkiye Brand: Turkish TV Series di Istanbul, Kepala Komunikasi Kepresidenan Republik Türkiye Burhanettin Duran menyampaikan bahwa keberhasilan serial Turki di berbagai negara menunjukkan kemampuan industri kreatif negara tersebut dalam membangun narasi sendiri dan menyampaikannya kepada masyarakat lintas budaya.
Menurut dia, keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat citra Turki di dunia internasional dan menjadi bagian dari strategi komunikasi serta diplomasi publik.
Pada akhirnya, replika Tembok Konstantinopel di Çekmeköy bukan sekadar latar sebuah serial televisi.
Di balik batu-batu tiruan, meriam, kapal, dan bangunan yang sengaja dibuat menyerupai masa lalu, terdapat strategi lebih besar: mengubah sejarah menjadi cerita, cerita menjadi tontonan, dan tontonan menjadi pengalaman wisata yang dapat membawa nama Turki melampaui batas negaranya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!