Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peduli Kesehatan Anak di Tengah Kabut Asap, AIMI Kalbar Bagikan Masker.

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 14:10 WIB | Oleh:
Peduli Kesehatan Anak di Tengah Kabut Asap, AIMI Kalbar Bagikan Masker. Doc: Antara Foto
Ket. Kegiatan pembagian masker oleh AIMI Kalbar, pada Rabu (2/9).

Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Daerah Kalimantan Barat ikut membagikan masker yang menyasar kepada anak-anak yang berada di luar ruangan sebagai langkah kepedulian pada kesehatan bayi/balita di tengah bencana kabut asap.

"Kami memahami situasi ini berat bagi kita semua. Berdasarkan pemberitaan terbaru, terjadi kebakaran lahan yang menyebabkan ibu hamil dan balita dievakuasi karena api sudah masuk ke area permukiman," ungkap Ketua AIMI Kalbar, drg. Rizky Pontiviana Akbari MKes, di Pontianak, Kamis.

Ia mengatakan sebagaimana data yang ada, situasi udara di Kota Pontianak saat ini sudah masuk dalam kategori berbahaya. Pembagian masker yang ada sebagian menyasar orang dewasa, padahal tidak jarang juga anak - anak keluar rumah.

"Demi menjaga keluarga kita di rumah, khususnya bayi dan balita, mari kita kembali memperketat protokol kesehatan terkait bencana asap mulai hari ini," katanya.

Berdasarkan rekomendasi yang sudah dikeluarkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) belum lama ini terkait bencana kabut asap di Kalimantan dan sekitarnya, AIMI Kalbar merasa perlu untuk melanjutkan hal tersebut sebagai informasi kepada ibu-ibu yang saat ini terdampak bencana asap.

“Kami dari AIMI Kalbar mengajak para ibu untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, menjaga bayi dan balita tetap berada di tempat dengan udara yang lebih bersih,” kata ibu satu anak ini.

AIMI Kalbar selain membagikan masker kepada anak, juga melakukan edukasi dan sosialisasi terkait bencana asap ni kepada para ibu di beberapa wilayah terdampak.

"Tidak hanya di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Sanggau juga turut ambil bagian dalam upaya mengedukasi ibu untuk melindungi bayi/balita di wilayahnya," katanya menambahkan.

Sebelumnya, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono terus mengimbau masyarakat menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan menyusul kualitas udara yang masih tidak sehat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan. Kondisi udara saat ini perlu menjadi perhatian bersama, terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan. Ia meminta masyarakat tidak memaksakan diri beraktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak.

"Saya mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Kalau tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya kurangi aktivitas di luar ruangan,," kata Edi Kamtono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Pemkot Tangerang Targetkan ...
Megapolitan
CKG Kota Tangerang Deteksi ...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.