Somalia Makin Lapar, Krisis Pangan Diprediksi Makin Parah
📅 Kamis, 24 Sep 2026, 20:02 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/Mohamed Abdiwahab/Getty Images
MOSKOW - Sekitar 5,4 juta orang di Somalia akan menghadapi kondisi kelaparan tingkat krisis atau lebih buruk pada Oktober-Desember tahun ini, menurut pernyataan bersama Pemerintah Somalia dan Program Pangan Dunia (WFP) PBB yang dirilis pada Rabu (23/9).
"Selama periode proyeksi, kerawanan pangan diperkirakan memburuk, dengan sekitar 5,4 juta orang (28 persen dari populasi yang dianalisis) kemungkinan menghadapi kondisi Fase 3 kerawanan pangan akut (AFI) atau lebih tinggi menurut IPC," menurut pernyataan tersebut.
"Kondisi itu terutama dipicu oleh meningkatnya perpindahan penduduk akibat banjir, kekeringan, dan konflik," imbuh pernyataan tersebut.
Integrated Food Security Phase Classification (IPC) membagi kerawanan pangan menjadi lima fase, dengan Fase 3-5 menunjukkan kondisi kekurangan pangan akut. Fase kelima merupakan kondisi kelaparan yang bersifat katastrofik.
Laporan tersebut memperingatkan bahwa 1,5 juta orang akan berada dalam Fase 4 (darurat), sementara 26.000 pengungsi internal di Kota Baidoa diperkirakan akan berada di Fase 5, yang "ditandai dengan kelaparan dan runtuhnya mata pencaharian."
Risiko tersebut berkaitan dengan curah hujan tinggi akibat fenomena iklim El Nino yang dapat menyebabkan banjir meluas.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Somalia, sekitar 2,5 juta hingga 3,5 juta orang dapat terdampak banjir, sementara sekitar 1 juta penduduk berpotensi terpaksa meninggalkan wilayah pertanian dan peternakan. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!