Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis Sudan Makin Jadi, Pasar Tradisional di Darfur Sudan Hancur Lebur

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 16:07 WIB | Oleh:
Krisis Sudan Makin Jadi, Pasar Tradisional di Darfur Sudan Hancur Lebur Doc: AFP

JENEWA - Badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (23/9) mengatakan bahwa mereka khawatir terhadap meningkatnya kekerasan, bertambahnya jumlah pengungsi, dan memburuknya kerawanan pangan di Sudan.

Bentrokan di Negara Bagian Darfur Timur dan Darfur Selatan, Sudan, menewaskan 13 orang, melumpuhkan aktivitas pasar dan memicu pengungsian lebih lanjut, sementara harga roti melonjak di Darfur Utara, kata Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

OCHA, yang mengutip sumber-sumber setempat, mengatakan bahwa bentrokan di Pasar Al Borsa di El Daein, Darfur Timur, mengakibatkan jatuhnya korban dan penutupan sebagian pasar tersebut pada Sabtu (19/9).

Pada hari yang sama, bentrokan antarkomunitas di Pasar Abuja di Gereida, Darfur Selatan, dilaporkan menewaskan 13 orang dan menyebabkan lebih dari 400 orang mengungsi. Korban tambahan juga dilaporkan setelah terjadi bentrokan di Kota Nyala, Darfur Selatan.

"Pertempuran di Negara Bagian Kordofan Utara dan Kordofan Selatan, Nil Biru, serta Darfur Utara terus menyebabkan orang-orang mengungsi," kata OCHA. Para mitra kemanusiaan melaporkan beberapa ribu pengungsi baru selama sepekan terakhir.

Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) mengatakan bahwa dua gudang di wilayah Shikan, Kordofan Utara, terkena serangan drone pada Minggu (20/9), sehingga menghancurkan bahan-bahan pembelajaran yang akan didistribusikan pada awal tahun ajaran.

UNICEF mengatakan bahwa para mitranya juga melaporkan serangkaian serangan drone di El Obeid, ibu kota Negara Bagian Kordofan Utara, antara Minggu dan Senin (21/9).

OCHA mengatakan bahwa kerawanan pangan terus memburuk. Di daerah Tawila, Darfur Utara, roti dilaporkan tidak tersedia di pasar-pasar setempat selama empat hari beruntun. Toko-toko roti dilaporkan tutup pada Jumat (18/9) di tengah ketegangan akibat melonjaknya harga roti.

Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan bahwa biaya keranjang pangan lokal meningkat sebesar 13 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yang mencerminkan kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok secara lebih luas di seluruh negeri.

OCHA menyerukan kepada semua pihak untuk melindungi warga sipil dan infrastruktur sipil sesuai dengan hukum internasional, serta memastikan bahwa bantuan kemanusiaan dapat menjangkau orang-orang yang membutuhkan dengan cepat, aman, dan tanpa hambatan selama diperlukan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Kejutan Formasi 5-4-1 Timnas Indonesia, Luke Vickery Siap Menggebrak SUGBK di FIFA ASEAN Cup 2026

Kejutan Formasi 5-4-1 Timnas Indonesia, Luke Vickery Siap Menggebrak SUGBK di FIFA ASEAN Cup 2026

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.