Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Andra Soni Sebut Perekonomian Digital Banten Masuk Kategori Tinggi

📅 Jumat, 25 Sep 2026, 05:18 WIB | Oleh:
Gubernur Andra Soni Sebut Perekonomian Digital Banten Masuk Kategori Tinggi Doc: antara foto
Ket. Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (24/9).

SERANG - Gubernur Banten Andra Soni, menyebut tingkat perekonomian digital di Provinsi Banten secara nasional dinilai telah masuk dalam kategori tinggi dan merata.

“Kami berterima kasih kepada Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten yang terus mendampingi pengembangan ekonomi digital di daerah kami. Hal ini terbukti dari hasil terbaik yang diraih oleh Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Tangerang,” ungkap Gubernur Andra usai menghadiri pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (24/9).

Ia menegaskan, Pemprov Banten akan terus melakukan berbagai upaya strategis agar ekosistem perekonomian digital di wilayahnya semakin maju. 

"Dalam perhelatan FEKDI dan IFSE 2026 tersebut, Banten berhasil membawa pulang tiga penghargaan bergengsi tingkat nasional. Ini jadi bukti tingkat perekonomian digital meningkat," ujarnya.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Sofwan Kurnia, menyebutkan ketiga daerah yang menerima penghargaan tersebut adalah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Serang.

“Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel berhasil meraih posisi terbaik untuk kategori Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Sementara itu, Kota Serang meraih posisi terbaik pada kategori Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID),” jelas Sofwan.

Ia menambahkan, meski penghargaan tidak diumumkan secara langsung di panggung demi efisiensi waktu, trofi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

“Prestasi ini patut dibanggakan karena kinerja kota dan kabupaten di Provinsi Banten telah memenuhi standar nasional. Kami mengapresiasi Gubernur, Bupati, dan Wali Kota atas capaian ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sofwan menilai capaian TP2DD tersebut membuktikan bahwa adopsi perekonomian dan keuangan digital di Banten tergolong sangat baik. Ke depan, BI Banten akan mendorong pemerataan digitalisasi hingga ke wilayah Banten bagian selatan.

“Kami akan terus mendorong peningkatan layanan, terutama untuk wilayah Banten Selatan seperti Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak,” tuturnya.

Sebagai informasi, FEKDI dan IFSE merupakan ajang tahunan yang mempertemukan regulator, pelaku industri teknologi finansial (fintech), investor, akademisi, dan masyarakat umum. Acara kolaboratif ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta didukung oleh asosiasi industri seperti AFTECH dan ASPI.

Tahun ini, FEKDI dan IFSE mengusung tema "Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional". 

Fokus utama acara ini mencakup penguatan sinergi otoritas dan industri, akselerasi teknologi finansial, serta pengembangan talenta digital Indonesia agar berdaya saing di tingkat global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Ekonomi
Upaya Percepatan Pemulihan ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.