Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dana ke Kredit Usaha Rakyat Sangat Tinggi, Mestinya Dorong Kemajuan Ekonomi Bawah

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 08:05 WIB | Oleh:

Selain KUR, BRI juga konsisten memperkuat ekosistem penyediaan hunian melalui penyaluran kredit program perumahan (KPP) atau KUR perumahan.

Hingga Juni 2026, realisasi KPP BRI tercatat sebesar Rp10,7 triliun atau hampir 90 persen dari total target penyaluran KPP BRI sebesar Rp12 triliun. Penyaluran ini mencakup pembiayaan kepada pelaku usaha pada sisi penyediaan hunian serta pembiayaan bagi masyarakat dari sisi permintaan.

Perseroan juga menyalurkan KPR skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Menurut Viviana, saat ini BRI merupakan salah satu bank penyalur kredit terbanyak dengan mayoritas pembiayaan KPR subsidi (KPRS) terbesar berasal dari program FLPP. Per Juni 2026, penyaluran KPRS BRI mencapai Rp18,4 triliun kepada lebih dari 134.000 debitur.

"Selain itu, BRI juga berpartisipasi secara aktif terhadap program pemerintah yang lain seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta penyaluran bantuan sosial," kata Viviana.

Hingga akhir triwulan II 2026, total penyaluran kredit tumbuh sebesar 16,2 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp1.645,5 triliun. Sementara dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp1.580,7 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 6,7 persen (yoy). BRI membukukan laba bersih sebesar Rp31,2 triliun per akhir triwulan II 2026, atau tumbuh sebesar 17,5 persen (yoy).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Ekonomi
Menanti Arah The Fed - 1 Se...

Jakarta Darurat Kebakaran, Seluruh Warga Mesti Waspada

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Darurat Kebakaran, ...
Megapolitan
Cuaca Jakarta Diprakirakan ...
Ekonomi
Pasar Global Terus Minta Em...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.