Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Gini Masih Saja Byar Pet Apakah Tak Ganggu Minat Investor?

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 07:54 WIB | Oleh:
Hari Gini Masih Saja Byar Pet Apakah Tak Ganggu Minat Investor? Doc: ist
Ket. gelap

MAKASSAR – Bukan karena cuaca panas dan bukan juga lantaran el nino, kasus byar pet alias pemadaman bergilir listrik di Sulselbar. Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar Niki Rendra Adisetiawan memastikan bahwa pemadaman listrik bergilir yang tengah diberlakukan bukan karena fenomena El Nino atau musim kemarau ekstrem.

Niki menyampaikan bahwa pengaturan beban listrik yang dilakukan sejak pukul 09.00 merupakan dampak dari kegiatan pemeliharaan sejumlah fasilitas ketenagalistrikan di beberapa wilayah Sulawesi Selatan.

"Kondisi tersebut murni berkaitan dengan pemeliharaan fasilitas ketenagalistrikan, bukan disebabkan oleh El Nino maupun penurunan debit air PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)," kata dia di Makassar, Selasa.

Pemeliharaan kelistrikan yang dilakukan meliputi pemeliharaan jaringan serta sejumlah peralatan kelistrikan, seperti gardu, trafo, dan perlengkapan pendukung lainnya yang dilakukan di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keandalan dan keberlangsungan pasokan listrik kepada pelanggan.

Kegiatan ini diperkirakan berlangsung sekitar empat hari ke depan sehingga diharapkan kondisi kelistrikan dapat kembali normal pada Kamis atau Jumat mendatang (3-4 Agustus). Pemadaman akan berlangsung selama 1-3,5 jam dalam satu sesi.

Niki mengemukakan pemadaman bergilir ini dilakukan dalam rangka pemeliharaan listrik sebagai upaya mitigasi El Nino ke depan. Sehingga, kondisi kelistrikan dipastikan bisa lebih prima menghadapi kekeringan.

"Jadi nantinya, hanya persoalan cuaca saja yang memang di luar kuasanya kita. Semua elemen kelistrikan kita benahi, dan juga kami berupaya mempercepat proses pemeliharaan agar pasokan listrik segera kembali seperti semula," ujar Niki.

Terkait penurunan debit air sungai yang menjadi sumber PLTA memang diakui mengalami penurunan karena belum turunnya hujan, namun kondisi tersebut sejauh ini belum memberikan dampak signifikan terhadap produksi listrik PLN.

"Kami akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi sumber air untuk menentukan langkah antisipasi apabila kemarau semakin panjang," tambah Niki.

Kondisi saat ini, daya terpasang pada sistem kelistrikan Sulawesi Selatan berada di kisaran 2.000 MW, sementara daya mampu sekitar 1.996 MW. Namun, angka tersebut bersifat fluktuatif dan dapat berubah setiap hari tergantung kondisi pembangkit dan sistem kelistrikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Ekonomi
Pasar Global Terus Minta Em...
Olahraga
Sembilan Pebulu Tangkis Dif...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.