Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produksi Perikanan Tangkap Cirebon Tembus 3.603 Ton, Laut Makin Produktif

📅 Senin, 31 Agu 2026, 22:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Produksi Perikanan Tangkap Cirebon Tembus 3.603 Ton, Laut Makin Produktif Doc: ANTARA/Fathnur Rohman.
Ket. Aktivitas di TPI Kejawanan Kota Cirebon, Jawa Barat.

CIREBON – Produksi perikanan tangkap menjadi salah satu penopang penting sektor kelautan dan perikanan Indonesia, sekaligus sumber penghidupan bagi jutaan pelaku usaha di wilayah pesisir.

Namun, peningkatan produksi tidak cukup hanya mengejar volume tangkapan, melainkan harus diimbangi dengan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan, penguatan armada dan teknologi, serta perlindungan terhadap nelayan.

Dengan tata kelola yang tepat, peningkatan produksi perikanan tangkap dapat memperkuat pasokan pangan, meningkatkan pendapatan nelayan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir tanpa menguras sumber daya laut.

Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat, mencatat produksi perikanan tangkap di daerah tersebut sudah mencapai 3.603 ton hingga Juli 2026, sebagai hasil aktivitas pendaratan ikan di sejumlah tempat pelelangan dan pelabuhan perikanan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon Elmi Masruroh saat dikonfirmasi di Cirebon, Senin, mengatakan capaian tersebut berasal dari produksi yang didaratkan melalui empat lokasi tempat pelelangan ikan (TPI) di kota tersebut

“Produksi terbesar tercatat di TPI Kejawanan dengan volume mencapai 2.611 ton atau sekitar 72,48 persen dari total produksi perikanan tangkap,” katanya.

Menurut dia, TPI Kejawanan menjadi salah satu simpul utama aktivitas pendaratan ikan dengan kontribusi terbesar terhadap total produksi perikanan tangkap Kota Cirebon.

Ia menyampaikan dominasi produksi di lokasi tersebut turut memperkuat peran kawasan pesisir, sebagai salah satu penggerak sektor perikanan dan perekonomian masyarakat setempat.

Ia menuturkan selain Kejawanan, TPI Kesenden turut memberikan kontribusi sebesar 502 ton atau sekitar 13,95 persen terhadap total produksi perikanan tangkap Kota Cirebon.

Ia merinci produksi perikanan tangkap yang didaratkan melalui TPI Pesisir, tercatat sebanyak 330,490 ton dengan kontribusi sebesar 9,17 persen.

Sementara, kata dia, untuk TPI Cangkol menyumbang produksi sebanyak 158 ton atau sekitar 4,39 persen dari total capaian produksi perikanan tangkap.

Kontribusi dari keempat lokasi tersebut menunjukkan aktivitas sektor perikanan tangkap di Kota Cirebon terus berjalan dan memberikan dukungan terhadap ketersediaan produksi perikanan daerah,” katanya.

Berdasarkan data realisasi yang tersedia, lanjut Elmi, produksi perikanan tangkap di Kota Cirebon mencapai sekitar 70,10 persen dari target produksi sebesar 5.140 ton pada 2026.

Pihaknya pun terus melakukan penguatan sektor perikanan tangkap, agar produksi dapat terus ditingkatkan serta memberikan manfaat ekonomi bagi nelayan dan masyarakat pesisir di daerah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Nasional
Bupati Bogor Akhirnya Buka ...
Daerah
UMKM Pariaman Siap Naik Kel...

Karhutla Lereng Semeru Meluas, Area Terdampak Capai 600 Hektare

24 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Karhutla Lereng Semeru Melu...
Advertisement
Badan Geologi Sebut Erupsi Sinabung Berpotensi Diikuti Letusan yang Lebih Besar

Badan Geologi Sebut Erupsi Sinabung Berpotensi Diikuti Letusan yang Lebih Besar

31 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.