Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akses Ekspor Ikan ke Turki Diperluas! 63 UPI RI Diusulkan Dapat Izin

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 13:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Akses Ekspor Ikan ke Turki Diperluas! 63 UPI RI Diusulkan Dapat Izin Doc: istimewa
Ket. Delegasi Kementerian Pertanian dan Kehutanan Turki diterima oleh Plt. Kepala Badan Mutu KKP Ishartini (keenam dari kiri) dalam opening meeting kegiatan joint pre-border inspection sistem jaminan mutu produk perikanan untuk membuka akses pasar ekspor serta daya saing produk perikanan Indonesia di Jakarta pada Senin (10/8)

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama tim Ministry of Agriculture and Forestry, The Republic of Türkiye melakukan inspeksi bersama ke sejumlah unit pengolahan ikan (UPI) pada 10 - 15 Agustus 2026. Langkah ini sebagai upaya memperluas akses pasar ekspor produk perikanan Indonesia ke negara tersebut.

“Joint pre-border inspection terhadap beberapa perusahaan perikanan (UPI) sebagai prasyarat bagi mereka untuk segera menerbitkan approval number terhadap UPI yang akan melakukan ekspor,” ujar Plt. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan atau Badan Mutu KKP, Ishartini di Jakarta, Rabu (12/8).

Inspeksi selama lima hari itu menyasar tujuh UPI yang berlokasi di Jakarta, Banyuwangi, Sidoarjo dan Denpasar. Produk perikanan unggulan yang dihasilkan perusahaan yaitu tuna, ikan demersal, cephalopod, teripang, udang, bandeng, kepiting serta kerapu.

Dengan skema ini, tim KKP dan otoritas Turki dapat melihat langsung proses pengolahan dari hulu sampai hilir terutama yang berkaitan dengan sanitasi, higiene dan standar keamanan pangan. 

UPI yang diinspeksi sebelumnya telah mengantongi sertifikasi mutu yang diterbitkan oleh Badan Mutu KKP sebagai competent authority (CA), yang menjadi syarat utama untuk memperoleh Approval Number dari otoritas Turki. 

“Ini sangat penting bagi penambahan akses pasar dan daya saing produk perikanan kita,” tegas Ishartini.

KKP sendiri telah mengusulkan 63 UPI untuk mendapatkan Approval Number dari otoritas Turki. Usulan ini akan menambah daftar panjang UPI yang dapat melakukan ekspor ke Turki, dari yang semula hanya 72 UPI berdasarkan data per Juli 2027.

Sejauh ini Indonesia telah mengekspor 24 jenis komoditas perikanan diantaranya cephalopod, tuna, sarden, rumput laut dan udang dengan volume yang semakin meningkat dari 2.300 ton pada tahun 2024 menjadi 2.500 ton pada 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Menteri Pertanian Puji SGC yang Sudah Banyak Berbuat untuk Negara.

Menteri Pertanian Puji SGC yang Sudah Banyak Berbuat untuk Negara.

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.