Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Kenangan, Twitter Is Back! Akan Guncang Dominasi X

📅 Senin, 31 Agu 2026, 22:15 WIB | Oleh:
Bukan Sekadar Kenangan, Twitter Is Back! Akan Guncang Dominasi X Doc: ANTARA/Livia Kristianti
Ket. Tampilan platform Twitter yang dikembangkan oleh perusahaan rintisan Bluebird Operation. Foto diambil di Jakarta, Sabtu (29/8).

JAKARTA - Twitter menyatakan kembali ke kancah jejaring sosial dan kali ini ternyata platform ini bukan bagian dari X dan justru mengambil posisi sebagai pesaingnya.

Bisa dibilang Twitter hidup kembali, karena platform ini disiapkan oleh sekelompok orang yang dipimpin oleh Stephen Coates, mantan penasihat hukum untuk Twitter yang lama sebelum bertransformasi kini menjadi X.

Mengutip laporan Engadget, Jumat (28/8), Stephen memperkenalkan media sosial itu melalui LinkedIn dan kini untuk mengaksesnya media sosial itu hadir melalui situs web Twitter.now.

Menurutnya hal itu sudah lama direncanakan dan akhirnya bisa diwujudkan berkat sebuah perusahaan rintisan bernama Operation Bluebird.

Saat mengakses situs web-nya, Twitter yang baru mempertahankan warna biru seperti versi awal media sosial itu sebelum diakuisisi Elon Musk menjadi X.

Terlihat juga ada logo burung namun burung yang ditampilkan berbeda dari logo lama karena tampil memiliki bulu tambahan.

Peluncuran platform itu terjadi, ketika seorang hakim masih mempertimbangkan pemberian perintah sementara kepada pengembang aplikasi ini yang diajukan oleh Elon Musk dan X sebagai bagian dari gugatan merek dagang yang tengah berlangsung.

"Kami telah menunggu berbulan-bulan untuk meluncurkan produk ini, dan kami tidak akan menunggu lagi," kata Stephen Coates kepada Ars Technica.

Operation Bluebird berulang kali menyatakan bahwa proyek ini legal karena Musk dengan cepat mengubah nama dan logo Twitter menjadi X setelah membelinya pada 2022.

Dengan identitas dan kekayaan intelektual Twitter yang lama telah ditinggalkan, memungkinkan sesuatu seperti Twitter baru untuk ada.

Musk menggugat kelompok tersebut melalui seorang hakim federal di Delaware, sebuah negara bagian yang dikenal memprioritaskan bisnis besar.

Kasus ini masih dalam proses persidangan, tetapi Hakim Pengadilan Distrik Colm Connolly tampaknya mengisyaratkan bahwa pada akhirnya akan berakhir menguntungkan Bluebird Operation.

Ia mencatat dalam putusan pendahuluan pada bulan April lalu bahwa ia belum "menemukan bahwa X telah memberikan bukti yang kredibel tentang penggunaan 'tweet' atau logo burung."

Stephen bertindak sebagai penasihat hukum untuk entitas baru tersebut, peran yang sama seperti yang ia emban di Twitter yang lama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Nasional
Bupati Bogor Akhirnya Buka ...
Daerah
UMKM Pariaman Siap Naik Kel...

Karhutla Lereng Semeru Meluas, Area Terdampak Capai 600 Hektare

23 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Karhutla Lereng Semeru Melu...
Advertisement
Badan Geologi Sebut Erupsi Sinabung Berpotensi Diikuti Letusan yang Lebih Besar

Badan Geologi Sebut Erupsi Sinabung Berpotensi Diikuti Letusan yang Lebih Besar

31 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.