Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Olahraga Bisa Menjadi Ruang Pendidikan Karakter Anak

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 22:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Olahraga Bisa Menjadi Ruang Pendidikan Karakter Anak Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menghadiri pembukaan Rajawali Junior League (RJL) 2026 di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten pada Sabtu (29/8/2026).

Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengatakan olahraga dapat menjadi ruang pendidikan karakter untuk membangun karakter, mengembangkan potensi, dan menumbuhkan sikap sportif peserta didik.

Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan seperti Rajawali Junior League (RJL) 2026 yang disediakan oleh Rajawali Televisi (RTV) dapat menjadi wadah bagi murid untuk belajar dan mengembangkan diri melalui olahraga, karena tidak hanya belajar mengenai permainan tetapi juga memperoleh pengalaman untuk membangun disiplin, kolaborasi, sportivitas, dan kejujuran.

“Menang atau kalah itu nomor dua. Yang penting adalah sportivitas. Yang penting adalah adik-adik menikmati kegiatannya dengan gembira,” ujar Wamendikdasmen Fajar dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Minggu

Menurutnya, pembentukan karakter tidak hanya berlangsung di ruang kelas, karena melalui olahraga anak belajar bekerja sama, menghormati orang lain, dan membangun budaya disiplin serta sportif.

“Dengan sepak bola kita bisa membangun budaya hidup yang disiplin. Budaya hidup yang sportif,” ucap Wamendikdasmen Fajar.

Semangat tersebut, kata dia, sejalan dengan RJL 2026 yang mengusung tema “Belajar, Berkompetisi, dan Tumbuh Bersama”.

Ia menjelaskan kompetisi tersebut diikuti peserta kategori U-10 dari sekolah dasar di wilayah Tangerang Raya dan kategori U-13 dari Sekolah Sepak Bola (SSB) di wilayah yang sama. Kegiatan juga melibatkan sekolah, guru pendamping, pelatih, orang tua, komunitas sepak bola, mitra, dan media.

Pada kesempatan yang sama Chief Operating Officer (COO) RTV Cecil Samantha Sasmita mengatakan RJL tidak hanya dirancang sebagai turnamen sepak bola, tetapi juga menjadi ruang bagi anak untuk belajar, bermain, berani, dan membangun mimpi.

“Hari ini kita bukan hanya memulai sebuah turnamen sepak bola. Hari ini kita membuka sebuah tempat bagi anak-anak Indonesia untuk belajar, bermain, berani, dan bermimpi lebih besar,” kata Cecil.

Ia engajak para peserta menikmati pertandingan, menjunjung sportivitas, dan memberikan yang terbaik bagi sekolah masing-masing.

“Karena di RJL yang terpenting bukan hanya menjadi juara, tapi berani memulai perjalanan menuju mimpi kalian,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kapolsek Laporkan TPA Waringinkurung Terbakar

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Kapolsek Laporkan TPA Warin...
Daerah
Kemenhub Prioritaskan Perba...

Porsche Perkenalkan Mobil Balap 911 Challenge

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Otomotif
Porsche Perkenalkan Mobil B...
Advertisement
Menjaga Tradisi, Menyapa Wisatawan: Pesona Ruwatan Anak Gimbal di Dieng

Menjaga Tradisi, Menyapa Wisatawan: Pesona Ruwatan Anak Gimbal di Dieng

30 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Anggota AHWA Hasil Muktamar NU ke-35
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.