Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sumut Terus Antisipasi Lonjakan Harga Daging Ayam Ras Tembus Rp50.000/Kg

📅 Sabtu, 29 Agu 2026, 08:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Sumut Terus Antisipasi Lonjakan Harga Daging Ayam Ras Tembus Rp50.000/Kg Doc: ANTARA
Ket. Pedagang memotong daging ayam ras pesanan pembeli di Pasar Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (24/8/2026).

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mengantisipasi lonjakan harga daging ayam ras di sejumlah pasar tradisional yang menembus Rp50.000 per kilogram (kg).

"Harga daging ayam di sejumlah pasar, seperti Medan saat ini kisaran Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram," ungkap Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, di Medan, Jumat(28/8).

Atas kenaikan harga daging ayam ras tersebut, lanjut dia, tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumut memperketat memantau harga, dan pasokan pangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga, dan sekaligus menjaga harga kebutuhan pokok tetap terjangkau masyarakat Sumut.

"TPID Sumut menurunkan tim gabungan memantau langsung harga, ketersediaan stok, serta kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok dan barang penting di pasar tradisional Medan, Kamis (27/8)," kata Dedi.

Selain pihaknya, ujar dia, pemantauan harga ini juga melibatkan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Biro Perekonomian Setdaprov Sumut.

Tim juga berkoordinasi dengan Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut, Perum Bulog, Satuan Tugas Pangan, dan pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

"Arahan bapak Gubernur jelas, pemerintah harus hadir dan mengetahui kondisi yang sebenarnya di lapangan. Jangan hanya melihat angka dari laporan. Kita cek langsung harga, stok, pasokan, dan rantai distribusinya," jelas Dedi.

Selain harga daging ayam ras, TPID Sumut juga turut memantau sejumlah komoditas strategis yang berpengaruh terhadap inflasi dan daya beli masyarakat Sumut.

Komoditas tersebut antara lain daging sapi, beras, minyak goreng, cabai merah, cabai rawit, telur ayam ras, ikan dencis, ikan tongkol, bawang merah, dan tomat.

"Khusus daging ayam ras, TPID Sumut memberikan perhatian lebih serius karena lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir berada jauh di atas harga acuan pembelian yang ditetapkan pemerintah," tutur Dedi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Daerah
Batu Sengaja Ditaruh di Rel...

Kongo Mulai Vaksinasi Ebola untuk 50.000 Petugas Kesehatan

37 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Kongo Mulai Vaksinasi Ebola...

Mantan Presiden Chili Mundur dari Pencalonan Sekjen PBB

37 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Mantan Presiden Chili Mundu...
Advertisement
Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.