Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Myanmar Raih Emas Perdana Teqball Asian Games, Puyol Jadi Saksi

📅 Senin, 21 Sep 2026, 00:08 WIB | Oleh:
Myanmar Raih Emas Perdana Teqball Asian Games, Puyol Jadi Saksi Doc: Asian Games 2026
Ket. Wai Khin Hnin.

NAGOYA — Myanmar mencatat sejarah pada Asian Games tahun ini. Wai Khin Hnin menjadi atlet pertama negara itu yang meraih medali emas Asian Games di cabang teqball setelah memenangkan nomor tunggal putri di Nagoya, Jepang, Minggu (20/9).

Pertandingan bersejarah tersebut turut disaksikan legenda Barcelona dan tim nasional Spanyol, Carles Puyol, yang hadir menyaksikan langsung final cabang olahraga yang baru pertama kali dipertandingkan di Asian Games.

Wai Khin Hnin harus bangkit setelah kehilangan set pertama sebelum menundukkan wakil Indonesia, Sumaya, yang hanya menggunakan satu nama, dengan skor 2-1.

Atlet Myanmar tersebut menang dengan skor 10-12, 12-8, 12-9 untuk merebut gelar juara tunggal putri sekaligus menjadi peraih emas pertama dalam sejarah teqball di Asian Games.

"Saya sangat senang. Saya berterima kasih kepada pelatih kepala yang percaya kepada saya dan memilih saya untuk tampil di nomor tunggal putri. Saya percaya bahwa saya bisa melakukannya," kata Wai Khin Hnin. "Sasaran saya berikutnya adalah memenangkan medali emas untuk Myanmar pada SEA Games 2027."

Teqball merupakan olahraga yang menggabungkan unsur sepak bola dan tenis meja. Olahraga ini diciptakan di sebuah garasi di Hungaria sekitar 14 tahun lalu dan berkembang dengan cepat dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam permainan teqball, atlet menggunakan kaki, kepala, dada, dan bagian tubuh lainnya untuk mengembalikan bola melewati meja yang memiliki permukaan melengkung. Olahraga tersebut juga memiliki kemiripan dengan sepak takraw, olahraga populer di Asia Tenggara.

Teqball semakin berkembang secara internasional dan sebelumnya telah dipertandingkan dalam European Games 2023.

Debutnya di Asian Games tahun ini pun menghadirkan peserta dengan latar belakang yang beragam, termasuk sejumlah atlet muda dan mantan pemain olahraga lain.

Tim putra Filipina, misalnya, menurunkan tiga pemain yang baru berusia 14 tahun. Salah satunya adalah Prince Agustin yang harus mengakhiri perjuangan setelah kalah dalam pertandingan perebutan medali perunggu nomor tunggal putra.

Jepang juga memiliki wakil yang menarik perhatian. Takahiro Nodomi tidak hanya berstatus sebagai atlet, tetapi juga bekerja sebagai komedian.

"Saya bermain sepak bola hingga sekolah menengah, kemudian berhenti. Saya mulai bermain teqball pada usia akhir 30-an dan akhirnya bisa tampil di panggung besar ini pada usia 40 tahun," ujar Nodomi.

"Jika pesan bahwa 'orang tua pun bisa bekerja keras' sampai kepada semua orang, saya merasa telah mampu mengeluarkan sedikit 'kekuatan orang tua'."

Indonesia juga memiliki cerita menarik melalui Husni Uba. Atlet berusia 44 tahun tersebut sebelumnya memperkuat Indonesia di cabang sepak takraw dalam empat edisi Asian Games.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Ekonomi
Upaya Percepatan Pemulihan ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.