Berakit-rakit Dahulu Menuntut Ilmu di Sekolah Kemudian, Keseharian Pagi Anak-anak Sadang Menuju Tepian Waduk Saguling
📅 Sabtu, 29 Agu 2026, 14:28 WIB | Oleh: OpikDari sekolah hingga kebun
Rakit tersebut tidak hanya digunakan anak-anak untuk bersekolah.
Bagi masyarakat Kampung Sadang, penyeberangan itu juga menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.
Sebagian besar warga RT 05 bekerja sebagai perajin, sementara sebagian lainnya bekerja sebagai petani.
Mereka menggunakan rakit untuk menuju kebun, membawa barang, hingga melakukan aktivitas jual beli di seberang waduk.
Karena itu, kebutuhan terhadap jembatan dirasakan bukan hanya oleh anak-anak sekolah dan orang tua, tetapi juga masyarakat yang menggantungkan aktivitas sehari-hari pada akses tersebut.
Agus mengatakan warga telah lama berharap adanya jembatan yang dapat menghubungkan kedua sisi.
“Harapan warga memang dari dulu kalau dibikin jembatan, kalau dibikin jembatan ini enaklah buat penyeberangan, khususnya anak sekolah,” ujarnya.
Jembatan diharapkan dapat membuat perjalanan anak-anak menuju sekolah lebih singkat sekaligus memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat.
Rutinitas anak-anak tersebut kemudian menjadi perhatian publik setelah video penyeberangan mereka menggunakan rakit bambu beredar di media sosial.
Dalam rekaman itu, sejumlah siswa SD hingga SMP terlihat menaiki rakit untuk menyeberangi perairan Waduk Saguling.
Bagi warga Kampung Sadang, apa yang terekam dalam video tersebut merupakan keseharian.
Namun, bagi masyarakat yang melihatnya, perjalanan anak-anak berseragam sekolah di rakit menjadi gambaran tentang perjuangan mendapatkan akses pendidikan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!