Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Emil Dardak Minta Kader Demokrat Jatim Dahulukan Hajat Hidup Rakyat dari pada Pikirkan Pileg

📅 Sabtu, 29 Agu 2026, 15:26 WIB | Oleh:
Emil Dardak Minta Kader Demokrat Jatim Dahulukan Hajat Hidup Rakyat dari pada Pikirkan Pileg Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Emil Dardak memberikan sambutan dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII Partai Demokrat Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (29/8).

SURABAYA – Ketua DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, pada Sabtu (29/8), meminta seluruh kader Demokrat Jatim tidak lebih dulu memikirkan kepentingan Pemilihan Legislatif (Pileg) yang akan datang. Menurutnya, kader harus terlebih dahulu membuktikan manfaat kehadiran Partai Demokrat bagi hajat hidup masyarakat Jawa Timur.

Pesan tersebut disampaikan Emil dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII Partai Demokrat Jawa Timur. Ia mengingatkan seluruh kader bahwa perjuangan partai tidak berhenti setelah pemilihan selesai.

"Namun hari ini, saat Musda ini, kita selain memikirkan pileg, tetapi sebenarnya yang diinginkan masyarakat, kita jangan ngomong pileg dulu. Buktikan manfaat Partai Demokrat kepada hajat hidup setiap jiwa yang ada di Jawa Timur. Itulah tugas kita bersama," kata Emil.

Emil mengatakan Demokrat memiliki kader yang berada di berbagai posisi, mulai dari DPR RI, DPRD Jawa Timur, kepala daerah, wakil kepala daerah, hingga jajaran pengurus DPC dan struktur partai. Posisi tersebut, menurut dia, harus digunakan untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat.

Ia menegaskan kehadiran kader Demokrat tidak boleh hanya diarahkan untuk menghadapi pemilihan berikutnya. Setiap suara yang diberikan masyarakat kepada Partai Demokrat melalui pemilu, kata Emil, harus dibalas dengan kerja dan pengabdian.

"Ini saatnya kita semua bahu-membahu. Kita buktikan bahwa kehadiran kita bukan sekadar untuk menjemput datangnya pemilihan yang akan datang, tapi untuk membuktikan bahwa setiap suara yang pernah dipercayakan di kotak suara kepada Partai Demokrat adalah suara-suara yang tidak akan dikhianati dan akan diberikan pengabdian yang setulus-tulusnya dan sebaik-baiknya," ujarnya.

Emil mengakui pragmatisme dalam proses politik dan pemilihan merupakan hal yang tidak dapat diabaikan. Namun, ia meminta kader tetap menjadikan amanah jabatan sebagai dasar dalam menjalankan tugas, baik di legislatif, eksekutif maupun struktur partai.

"Maka keikhlasan ini insyaAllah akan mengantarkan kita kepada keberkahan. Inilah yang kita inginkan. Demokrat adalah partai nasionalis-religius," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Emil juga menyampaikan bahwa Partai Demokrat saat ini menjadi bagian dari pemerintahan pusat. Demokrat memiliki sejumlah menteri dan wakil menteri yang menurutnya dapat memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Ia menyebut sejumlah bidang yang dapat dikoordinasikan untuk mendukung pembangunan Jawa Timur, antara lain agraria dan tata ruang, ketenagakerjaan, infrastruktur dan pembangunan wilayah, transmigrasi, serta ekonomi kreatif.

"InsyaAllah, Bu Gubernur, kalau untuk koordinasi kemajuan Jawa Timur di bidang agraria/tata ruang, di bidang ketenagakerjaan, di bidang infrastruktur/pembangunan wilayah, di bidang transmigrasi, di bidang ekraf, dan di bidang-bidang lainnya, insyaAllah kita akan pastikan bahwa Jawa Timur ikut merasakan keseriusan pemerintahan Bapak Prabowo dan Wapres Gibran untuk memajukan Jawa Timur sebagai provinsi yang menjadi mesin perekonomian di Indonesia," tutur Emil.

Emil juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa atas dukungan dan ruang yang diberikan kepada Partai Demokrat selama dirinya menjalankan tugas sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur.

Ia berharap hubungan tersebut dapat terus terjalin untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat Jawa Timur.

"Sebagai manusia tidak terlepas dari kekurangan dan kekhilafan, tetapi mari kita beri apresiasi kepada Ibu Gubernur yang telah memberikan dukungannya kepada kepengurusan Partai Demokrat selama ini," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Luar Negeri
Donald Trump Beri Peringata...
Advertisement
Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.