Jalan Samarinda–Tenggarong Ambles, Akses Vital Kini Lumpuh Total
📅 Selasa, 18 Agu 2026, 17:20 WIB | Oleh: Tim PenulisSAMARINDA – Untuk mengantisipasi risiko longsor susulan sekaligus mengutamakan keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar, jalur poros Samarinda–Tenggarong di Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, ditutup total untuk kendaraan roda empat atau lebih menyusul amblesan tanah yang semakin meluas.
Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap risiko longsor susulan sekaligus mengutamakan keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Timur Irhamsyah di Samarinda, Selasa (18/8), mengatakan koordinasi lintas sektor dan langkah tanggap darurat telah berjalan sejak peninjauan lapangan.
"Pergerakan tanah di kawasan Yos Sudarso Jembayan memerlukan penanganan khusus dan terintegrasi, langkah awal yang diambil adalah penutupan total akses jalan Poros Yos Sudarso bagi kendaraan umum guna menghindari risiko longsor susulan," kata Irhamsyah.
Ia menegaskan keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar menjadi prioritas utama. Untuk sementara waktu, jalan poros ditutup total bagi kendaraan roda empat atau lebih, sedangkan kendaraan roda dua dan warga lokal yang menuju huniannya diperbolehkan melintas secara terbatas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk menjaga mobilitas masyarakat, Dinas Perhubungan bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) dan Polsek Loa Kulu telah menerapkan rekayasa lalu lintas dengan menyiapkan jalur alternatif.
Arus lalu lintas dari arah Loa Janan menuju Tenggarong diarahkan masuk melalui Gang Pandawa dan keluar melalui Gang Lere.
Sebaliknya, arus dari Tenggarong menuju Samarinda diarahkan masuk melalui Gang Kenanga dan keluar di Gang Pama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mengingat statusnya sebagai jalan nasional, Dinas PUPR Kaltim terus berkoordinasi intensif dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim serta Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR untuk menentukan penanganan teknis lanjutan.
Menurut Irhamsyah, Pemerintah Kabupaten Kukar telah menyiapkan laporan kejadian bencana dan dokumen kondisi lapangan.
BBPJN Kaltim saat ini sedang berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memutuskan penanganan secara darurat atau langsung bersifat permanen.
Selain itu, penetapan jalur alternatif pengganti yang lebih representatif ditargetkan rampung dikaji dan disepakati bersama warga setempat dalam waktu tiga hari.
Kajian ini dilakukan untuk memitigasi kekuatan beban tonase jalan agar tidak menimbulkan masalah baru di lapangan.
Penanganan dampak longsor Jembayan juga melibatkan sejumlah instansi teknis lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!