Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR kembali Temukan Dua Wisatawan di Pantai Karangpapak Garut

📅 Sabtu, 29 Agu 2026, 14:05 WIB | Oleh:
Tim SAR kembali Temukan Dua Wisatawan di Pantai Karangpapak Garut Doc: ANTARA/HO-Polres Garut
Ket. Petugas mengevakuasi wisatawan korban terseret ombak di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawab Barat, Kamis (27/8).

GARUT -- Tim Search And Rescue (SAR) gabungan kembali menemukan dua wisatawan yang sebelumya berhasil ditemukan satu orang dalam kondisi meninggal dunia karena terbawa arus ombak saat berenang di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Korban pertama Murdani Siahaan (18) warga Aceh Tenggara ditemukan, Rabu (26/8) siang, selanjutnya kedua korban Irfan Nababan (18) warga Garut, dan Ardi M Nababan (27) warga Kabupaten Sumedang ditemukan di hari dan tempat berbeda yakni Rabu (26/8) malam, dan korban terakhir, Kamis sekitar pukul 06.00 WIB.

"Seluruh korban yang dilaporkan dalam kejadian laka laut ini sebanyak tiga orang telah berhasil ditemukan dan dievakuasi," kata Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Garut, Iptu Aep Saprudin.

Ia menuturkan, ketiga korban merupakan wisatawan yang terseret ombak saat berenang di kawasan Pantai Karangpapak, Selasa (25/8) siang, kemudian dilakukan pencarian sampai akhirnya seluruh korban berhasil ditemukan.

Seluruh korban, kata dia, sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk untuk dilakukan identifikasi sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga korban.

"Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian dinyatakan selesai," katanya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung Ade Dian Permana menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang sudah bekerja keras dalam operasi pencarian, sampai akhirnya berhasil menemukan tiga wisatawan korban terseret ombak itu.

Operasi pencarian dan evakuasi tersebut melibatkan Kantor SAR Bandung, Satpolairud Polres Garut, Polsek Cikelet, Brimob Batalyon D Kompi I Polda Jabar, Bhabinpotmar TNI AL, BPBD Garut, dan nelayan bersama unsur terkait lainnya.

Sebelumnya, tiga wisatawan berwisata ke Pantai Karangpapak, Garut, kemudian berenang di pantai, namun tak diduga terseret arus ombak, Selasa (25/8) siang.

Peristiwa itu bermula ketika salah seorang wisatawan, Ardi M Nababan terbawa arus ombak yang menariknya ke tengah lautan. Kedua korban lainnya yang mengetahui kejadian itu mencoba menolongnya.

Namun nahas, upaya memberikan pertolongan itu justru menyebabkan keduanya sama-sama terbawa arus ombak ke tengah lautan yang akhirnya mereka hilang.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dengan menyusuri pantai dan ke tengah lautan. Hari kedua pencarian, tim berhasil menemukan dua korban, dan hari ketiga menemukan satu korban lagi dalam kondisi meninggal dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Pangan Tak Boleh Jalan di Tempat, Riset IPB Buka Peluang Besar
    Pertumbuhan industri mamin 6,51% ini merupakan sinyal positif ...
  • BeFa Bangun Kawasan Industri AI-Ready Pertama di Indonesa
    Artikel ini memberikan wawasan edukatif yang sangat mencerahkan ...
  • Menperin: Industri Hijau Bukan Beban, Tapi Investasi Jangka Panjang untuk Tembus Pasar Global
    Artikel dari Koran Jakarta ini sangat informatif dan ...
  • Tak Lagi Jadi Penonton, IKM Komponen Dibawa Masuk Rantai Industri Besar
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM logam ke dalam rantai ...
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.