Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Hektare Sawah Terdampak, PU Identifikasi Kerusakan Irigasi di NTT

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 16:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Ratusan Hektare Sawah Terdampak, PU Identifikasi Kerusakan Irigasi di NTT Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak cepat menangani dampak bencana gempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak cepat menangani dampak bencana gempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Fokus utama saat ini adalah mempercepat identifikasi kerusakan infrastruktur sumber daya air sekaligus memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana. 

"Kami terus melakukan identifikasi dan penanganan terhadap infrastruktur yang terdampak gempa. Yang utama adalah memastikan keselamatan masyarakat, memenuhi kebutuhan dasar di lokasi terdampak, serta segera menyiapkan langkah penanganan agar fungsi infrastruktur dapat kembali berjalan,” kata Menteri Dody di Jakarta, Jumat (21/8).

Kerusakan Irigasi Teridentifikasi

Berdasarkan data per 20 Agustus 2026, sejumlah jaringan irigasi di NTT dilaporkan mengalami kerusakan.

Di Daerah Irigasi (DI) Mbay Kanan Lanjutan*, ditemukan kerusakan pada struktur beton bertulang bangunan bagi, saluran, talang, badan jalan inspeksi, serta rumah jaga.

Di DI Mbay Kiri Lanjutan, terjadi kerusakan saluran tersier sepanjang 250 meter dan patahan di 3 titik. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai 175 hektare.

Sementara di DI Wae Mantar, pada Sub DI Wae Cecu* saluran primer sepanjang 100 meter rusak akibat longsor. Kerusakan serupa juga terjadi di Sub DI Wae Mau/Satarmese dengan longsoran tebing yang merusak saluran primer sepanjang 650 meter.

Distribusi Air Bersih Berlanjut

Selain perbaikan infrastruktur, Kementerian PU juga terus menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat di lokasi pengungsian.

Di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, telah disalurkan 5.000 liter air bersih ke posko pengungsian. 

Di Desa Berangkolong, Kecamatan Reok, total 20.000 liter air bersih disalurkan dengan rincian: 5.000 liter untuk pengungsian mandiri, 5.000 liter ke Kodim Reok, dan 10.000 liter ke Polsek Reok.

Selain itu, Kementerian PU juga mendistribusikan 150 dus air mineral di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.

Kementerian PU akan terus melakukan pemantauan dan identifikasi lebih lanjut terhadap infrastruktur yang terdampak. Langkah ini menjadi dasar untuk penanganan lanjutan sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat di lokasi bencana dapat terpenuhi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Pembu...
Daerah
Seorang Korban Meninggal KM...

Pemprov Permudah Akses Transportasi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pemprov Permudah Akses Tran...
Olahraga
Persib Bandung Kenalkan Jer...
Daerah
BNN Gaungkan Perang Melawan...
Advertisement
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.