Polda Kaltim Bergerak Cepat! Ratusan Personel Dikerahkan Hadapi Karhutla
📅 Kamis, 27 Agu 2026, 03:27 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoBALIKPAPAN - Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) mengerahkan 260 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah provinsi itu.
Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Kaltim Kombes Pol Dedi Suryadi di Balikpapan, Rabu, mengatakan pengerahan personel dalam rangka Operasi Aman Nusa II ini menyasar Polres Kutai Barat, Polres Kutai Kartanegara, Polres Kutai Timur, Polres Berau, dan Polres Paser.
"Kehadiran BKO harus menjadi penguat, bukan beban. Utamakan keselamatan dalam setiap langkah," kata Dedi Suryadi saat memberikan arahan kepada personel di Balikpapan.
Dedi mengingatkan penanggulangan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api, namun juga aspek kesehatan hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
"Jadikan setiap langkah pengabdian sebagai ladang ibadah," ujarnya
Sebaiknya Anda baca juga:
Dukungan personel ini dikerahkan untuk mempercepat respons terhadap titik-titik kebakaran. Tambahan kekuatan ini, lanjutnya, diharapkan dapat mengoptimalkan patroli, pemadaman, sekaligus langkah pencegahan di lapangan.
Lima polres yang menerima bantuan tersebut merupakan wilayah yang mencatat peningkatan laporan karhutla dalam dua pekan terakhir.
Polres Kutai Barat dan Berau mencatat belasan titik panas (hotspot) yang telah menjadi kebakaran lahan. Sementara Kutai Timur dan Paser tengah menangani kebakaran berulang di area perkebunan dan semak belukar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain Kutai Kartanegara menghadapi karhutla yang tersebar di beberapa kecamatan sehingga membutuhkan penanganan simultan.
Keterbatasan jumlah personel di daerah, yang juga harus membagi tugas dengan penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menjadi alasan utama pengiriman BKO ini.
Selain itu, kata dia, geografis wilayah yang luas mengharuskan personel melakukan patroli jarak jauh untuk menjangkau lokasi kebakaran.
Polda Kaltim berharap kehadiran personel tambahan ini dapat menekan risiko meluasnya karhutla, khususnya di wilayah dengan potensi kebakaran berulang.
Dalam penugasan tersebut seluruh personel ditekankan untuk menjaga disiplin, integritas, serta koordinasi ketat sesuai prosedur dengan unsur terkait di daerah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!