Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kebut Pengalihan Saham Whoosh, Ada Apa di Baliknya?

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 21:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kebut Pengalihan Saham Whoosh, Ada Apa di Baliknya? Doc: ANTARA/ HO-KCIC)
Ket. Ilustrasi - Kereta cepat Whoosh saat melaju dari arah Jakarta menuju Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

JAKARTA – Pengalihan saham dalam proyek Whoosh menjadi perhatian karena menyentuh aspek kepemilikan, pembiayaan, dan tata kelola salah satu proyek transportasi strategis Indonesia.

Perubahan struktur kepemilikan tidak sekadar soal perpindahan aset, tetapi juga perlu dilihat dari dampaknya terhadap pengelolaan proyek, beban keuangan, serta kepentingan negara ke depan.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Evita Manthovani menyampaikan saat ini pengalihan saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh sedang dalam tahap finalisasi.

“Pengalihan saham PT PSBI ke pemerintah melalui Kementerian Keuangan saat ini masih dalam proses finalisasi,” ujar Evita dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi September 2026 di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat.

Pemerintah berencana mengambil alih kepemilikan 60 persen saham di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh, yang ditargetkan rampung pada pertengahan September 2026.

Adapun, porsi saham tersebut selama ini dikuasai oleh konsorsium BUMN melalui PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), sementara sebesar 40 persen saham sisanya tetap akan dipegang oleh konsorsium China, Beijing Yawan HSR Co. Ltd.

Evita menyampaikan skema telah ditetapkan dan telah dibahas secara detail.

“Tentunya ini sesuai dengan harapan, tidak dengan melibatkan APBN secara langsung dalam pemenuhan kewajiban PT PSBI,” kata Evita.

Untuk itu, tutur Evita melanjutkan, agar pengalihan berjalan dengan terencana dan tepat, pemerintah perlu memetakan beberapa aspek, antara lain aspek finansial, bisnis, operasional, dan aspek hukum.

“Saat ini di Kementerian Keuangan sedang berjalan due diligence dan juga evaluasi nilai saham terhadap saham PSBI yang akan dialihkan,” ucap Evita.

Secara paralel, Evita menyampaikan Kementerian Keuangan juga sedang menyusun rancangan peraturan presiden (perpres). Berbagai langkah tersebut disertai dengan koordinasi bersama BP BUMN dan BPI Danantara.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani memastikan proses pengambilalihan pengelolaan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tetap berjalan meski terjadi pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara.

Rosan yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi ini mengatakan pergantian Menteri Keuangan tidak akan mengganggu proses yang tengah berjalan dan ia menyebut telah berkomunikasi dengan Suahasil untuk memastikan sejumlah program yang masih berjalan maupun pekerjaan yang belum selesai dapat segera ditindaklanjuti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.