Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BoJ Naikkan Bunga, IHSG Hari Ini Langsung Tertekan

8 Jumat, 18 Sep 2026, 20:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
BoJ Naikkan Bunga, IHSG Hari Ini Langsung Tertekan BoJ Naikkan Bunga, IHSG Hari Ini Langsung Tertekan Doc: ANTARA FOTO/ Dhemas Reviyanto
Ket. Ilustrasi-Seorang wanita berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (2812026).

JAKARTA – Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pasar saham domestik masih sensitif terhadap perubahan arah kebijakan moneter global.

Kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) mendorong penguatan yen dan memicu penyesuaian aliran dana investor, sehingga aset berisiko seperti saham Indonesia ikut mendapat tekanan.

Kondisi ini diperkuat oleh meningkatnya kehati-hatian investor dalam mencermati dampak kebijakan BoJ terhadap likuiditas dan pasar keuangan global.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (18/9) sore, ditutup melemah 21,27 poin atau 0,33 persen ke posisi 6.441,16 dipicu oleh kenaikan suku bunga acuan bank sentral Jepang yaitu Bank of Japan (BoJ).

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,13 poin atau 1,25 persen ke posisi 640,25.

"IHSG berbalik melemah di tengah kenaikan suku bunga BoJ," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Dari mancanegara, Bank of Japan (BoJ) menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 1,25 persen, menyusul langkah bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed yang sebelumnya menaikkan suku bunga sebesar 25 bps ke kisaran 3,75-4,00 persen

"Langkah itu menegaskan tren pengetatan moneter global di tengah risiko inflasi yang masih tinggi," ujar Ratna.

Selain itu, perhatian pelaku pasar tertuju pada pertemuan yang direncanakan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada pekan depan.

Rencana pertemuan kedua negara raksasa ekonomi tersebut, diharapkan memberikan angin segar bagi pemulihan hubungan dua kekuatan ekonomi global.

Walaupun terdapat harapan hubungan bilateral yang membaik, namun pasar tampaknya tidak ingin gegabah karena pasar masih dibayangi oleh ketidakpastian seputar sanksi, tarif, serta konflik geopolitik yang sensitif.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG bergerak ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, satu sektor menguat yaitu sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 0,17 persen.

Sedangkan sepuluh sektor melemah yaitu sektor properti turun paling dalam sebesar 1,17 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor keuangan yang turun masing-masing sebesar 1,16 persen dan 1,15 persen.

Adapun, saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu NASI, TRUE, BAJA, KICI, dan WAPA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni FORU, TCPI, AGAR, JARR dan AYLS.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.907.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,72 miliar lembar saham senilai Rp19,24 triliun. Sebanyak 212 saham naik, 464 saham menurun dan 287 tidak bergerak nilainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Soekarno Run Jadi Gerakan A...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.