Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla di Kalteng Mulai Dekati Kawasan Kampus UPR

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 14:17 WIB | Oleh:
Karhutla di Kalteng Mulai Dekati Kawasan Kampus UPR Doc: antara foto
Ket. Karhutla di kawasan kampus UPR Kalteng.

PALANGKA RAYA - Universitas Palangka Raya (UPR), Kalimantan Tengah (Kalteng) bergerak cepat memadamkan kebakaran lahan di kawasan kampus di Kota Palangka Raya, setelah titik api terdeteksi.

“Begitu api terdeteksi, tim langsung bergerak melakukan pemadaman di lapangan,” kata Kepala UPA Pengelola Lahan Gambut sekaligus Koordinator Lapangan Tim Penanggulangan Kebakaran Lahan UPR Adi Jaya di Palangka Raya, Rabu (26/8).

Penanganan dilakukan tim gabungan yang melibatkan UPA Pengelolaan Lahan Gambut, Pusat Pengembangan IPTEK dan Inovasi Gambut (PPIIG), Peat Techno Park (PTP), Tim Urusan Barang Milik Negara dan Rumah Tangga (BMN-RT), serta relawan dari sivitas akademika UPR. Upaya pemadaman berhasil mengendalikan titik api yang sempat mendekati kawasan Gedung PPIIG dan Gedung Merah Putih.

“Walaupun api di permukaan sudah padam, kita tetap melakukan pemantauan dan pembasahan karena lahan gambut masih berpotensi menyimpan api di bawah permukaan,” ucapnya.

Adi menjelaskan, kondisi lahan gambut yang kering memungkinkan api bertahan di bawah permukaan atau mengalami smoldering, sehingga berpotensi memunculkan kembali titik api ketika terjadi embusan angin kencang dan suhu tinggi.

Tim tanggap darurat UPR karena itu tetap bersiaga dan melakukan cooling down secara berkala selama 24 jam untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

“Kami terus melakukan pemantauan dan pembasahan untuk mengantisipasi munculnya kembali api,” ujarnya.

Selain pemantauan, Adi mengungkapkan, UPR meningkatkan patroli dan pemantauan titik panas di seluruh lahan kampus, khususnya kawasan gambut yang rentan terbakar.

UPR juga menyiapkan suplai air, tandon penampungan dan pompa jinjing pemadam di sejumlah titik krusial serta memperkuat koordinasi dengan instansi pemadam dan BPBD setempat.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kawasan kampus tetap aman sekaligus mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran akibat kondisi cuaca kering.

“Kami tetap bersiaga dan melakukan pemantauan secara rutin untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul," kata Adi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Izinkan Delegasi Iran Ha...
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.