Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla di Kalteng Mulai Dekati Kawasan Kampus UPR

30 Rabu, 26 Agu 2026, 14:17 WIB | Oleh:
Karhutla di Kalteng Mulai Dekati Kawasan Kampus UPR Karhutla di Kalteng Mulai Dekati Kawasan Kampus UPR Doc: antara foto
Ket. Karhutla di kawasan kampus UPR Kalteng.

PALANGKA RAYA - Universitas Palangka Raya (UPR), Kalimantan Tengah (Kalteng) bergerak cepat memadamkan kebakaran lahan di kawasan kampus di Kota Palangka Raya, setelah titik api terdeteksi.

“Begitu api terdeteksi, tim langsung bergerak melakukan pemadaman di lapangan,” kata Kepala UPA Pengelola Lahan Gambut sekaligus Koordinator Lapangan Tim Penanggulangan Kebakaran Lahan UPR Adi Jaya di Palangka Raya, Rabu (26/8).

Penanganan dilakukan tim gabungan yang melibatkan UPA Pengelolaan Lahan Gambut, Pusat Pengembangan IPTEK dan Inovasi Gambut (PPIIG), Peat Techno Park (PTP), Tim Urusan Barang Milik Negara dan Rumah Tangga (BMN-RT), serta relawan dari sivitas akademika UPR. Upaya pemadaman berhasil mengendalikan titik api yang sempat mendekati kawasan Gedung PPIIG dan Gedung Merah Putih.

“Walaupun api di permukaan sudah padam, kita tetap melakukan pemantauan dan pembasahan karena lahan gambut masih berpotensi menyimpan api di bawah permukaan,” ucapnya.

Adi menjelaskan, kondisi lahan gambut yang kering memungkinkan api bertahan di bawah permukaan atau mengalami smoldering, sehingga berpotensi memunculkan kembali titik api ketika terjadi embusan angin kencang dan suhu tinggi.

Sebaiknya Anda baca juga:

Tim tanggap darurat UPR karena itu tetap bersiaga dan melakukan cooling down secara berkala selama 24 jam untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

“Kami terus melakukan pemantauan dan pembasahan untuk mengantisipasi munculnya kembali api,” ujarnya.

Selain pemantauan, Adi mengungkapkan, UPR meningkatkan patroli dan pemantauan titik panas di seluruh lahan kampus, khususnya kawasan gambut yang rentan terbakar.

UPR juga menyiapkan suplai air, tandon penampungan dan pompa jinjing pemadam di sejumlah titik krusial serta memperkuat koordinasi dengan instansi pemadam dan BPBD setempat.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kawasan kampus tetap aman sekaligus mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran akibat kondisi cuaca kering.

“Kami tetap bersiaga dan melakukan pemantauan secara rutin untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul," kata Adi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Ujian pendidikan kesetaraan paket C

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Ujian pendidikan kesetaraan...
Nasional
Rakornas penanganan karhutl...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.