Destry Damayanti Punya 5 Strategi Jika Jadi Gubernur BI, Ada Target Dorong Ekonomi 8 Persen
📅 Rabu, 26 Agu 2026, 12:40 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengusung visi menjadikan BI sebagai lembaga yang tetap relevan dalam merespons berbagai tantangan ekonomi, sekaligus kredibel dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Visi tersebut disampaikan Destry dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Gubernur BI di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Rabu (26/8).
“Mempertimbangkan tantangan perekonomian serta mandat yang diemban oleh Bank Indonesia, maka bila kami mendapatkan amanah menjadi Gubernur Bank Indonesia, kami akan jalankan visi yang ditopang dengan tiga misi dan lima inisiatif strategis,” kata Destry.
Tiga misi yang ditawarkan Destry meliputi menjaga stabilitas sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan melalui Sinergi Merah Putih.
Adapun lima inisiatif strategis yang disiapkan yakni penguatan bauran kebijakan BI, kebijakan lalu lintas devisa (LDD), keuangan inklusif dan berkelanjutan, penguatan tata kelola kelembagaan dan inovasi, serta Sinergi Merah Putih.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada strategi pertama, Destry mengatakan bauran kebijakan BI akan diperkuat untuk merespons tekanan sektor eksternal, nilai tukar, dan inflasi. Langkah tersebut diharapkan menciptakan iklim ekonomi yang kondusif dan menjaga stabilitas harga.
Untuk kebijakan lalu lintas devisa, Destry akan melakukan refocusing dan revitalisasi, terutama melalui pengawasan berbasis digital dan supervisory technology (suptech).
Menurut dia, langkah tersebut penting untuk mengantisipasi potensi under-invoicing. Namun, pengawasan lalu lintas devisa membutuhkan sinergi karena data yang diperlukan melibatkan banyak pihak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selanjutnya, Destry menyoroti penguatan keuangan inklusif dan berkelanjutan. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi berkualitas harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Ia menilai inklusi keuangan dan keuangan syariah dapat menjadi game changer bagi Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.
Destry juga berencana memperkuat pembiayaan inklusif melalui kebijakan makroprudensial serta menyempurnakan kebijakan keuangan berkelanjutan, termasuk instrumen dan metode perhitungan emisi serta karbon.
Strategi keempat berkaitan dengan tata kelola kelembagaan dan inovasi. Destry menilai mandat BI yang semakin besar harus diimbangi dengan kelembagaan yang semakin kuat.
“Kredibilitas Bank Indonesia bukan sesuatu yang dapat dibangun secara instan, tapi merupakan hasil akumulasi dari integritas, konsistensi, inovasi dan sinergi jangka panjang,” ujarnya.
Sementara itu, Sinergi Merah Putih menjadi strategi kelima sekaligus benang merah seluruh kebijakan yang akan dijalankan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!