Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum

28 Rabu, 26 Agu 2026, 12:35 WIB | Oleh:
Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum Doc: Istimewa.
Ket. Keturunan Raja Pagi Sinurat yang tinggal di Bonan Dolok (perkampungan marga Sinurat), Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

JAKARTA — Keturunan dan ahli waris Raja Pagi Sinurat melalui Huala Sinurat dan Riduan Sinurat menempuh jalur hukum di Pengadilan Negeri Balige dengan mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) untuk memperjuangkan lahan sekitar 110 hektare di Desa Sinarsabungan, Kecamatan Bonatua Lunasi, Kabupaten Toba, Sumatra Utara.

Lahan tersebut diklaim sebagai bagian dari Tanah Golat Bius Raja Pagi Sinurat yang secara keseluruhan diperkirakan mencapai 263 hektare dan disebut telah dikuasai serta dimanfaatkan secara turun-temurun oleh keturunannya selama ratusan tahun.

Dalam gugatan, Huala Sinurat dan Riduan Sinurat menyatakan bertindak untuk diri sendiri sekaligus mewakili keturunan dan ahli waris Raja Pagi Sinurat. Gugatan diajukan melalui tim kuasa hukum yang dipimpin Mekar Sinurat, SH, bersama Deliana Simanjuntak, SH, MH; Miduk Panjaitan, SH; Pengalaman Apri Andri, SH; Hedra Sidabutar, SH; Leonard Binsar M Sitompul, SH, MH; dan Melati I. P. Siahaan, SH.

“Raja Pagi Sinurat merupakan salah satu Raja Bius di kawasan Toba Uluan, dengan keberadaan Bius Raja Pagi Sinurat diperkirakan sejak sekitar 1700-an,” demikian tulis tim kuasa hukum dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (26/8).

Bius merupakan wilayah atau paguyuban yang terdiri atas sejumlah desa atau huta dan memiliki pemerintahan adat untuk mengatur kepentingan wilayah serta hukum adat, termasuk urusan keagamaan, pertanahan, dan menghadapi bencana.

Dari wilayah adat tersebut kemudian disebut terbentuk Tanah Golat keturunan Raja Pagi Sinurat seluas sekitar 263 hektare, yang mencakup Desa Amborgang di Kecamatan Porsea serta Desa Sinarsabungan, Desa Partoruan Lumban Lobu, dan Desa Sihiong di Kecamatan Bonatua Lunasi.

Sementara itu, objek sengketa dalam perkara yang kini bergulir di PN Balige adalah sekitar 110 hektare di Desa Sinarsabungan.

Para penggugat menyatakan tanah tersebut telah dikuasai dan diusahakan secara turun-temurun untuk perkampungan, perladangan, persawahan, serta tempat penggembalaan kerbau.

“Tanah Golat tersebut secara turun temurun dan terus menerus hingga kepada para Penggugat dikuasai dan diusahai dengan menjadikan perkampungan, tempat perladangan, persawahan dan tempat penggembalaan kerbau,” demikian tulis tim kuasa hukum.

Tim kuasa hukum menguraikan sejumlah riwayat yang menurut penggugat memperkuat hubungan keturunan Raja Pagi Sinurat dengan tanah sengketa secara turun-temurun.

Di wilayah Bius Raja Pagi Sinurat disebut pernah terdapat Parhutaan Ompu Pallintang Sinurat dan Parhutaan Ompu Sampang Sinurat.

“Parhutaan Ompu Pallintang Sinurat disebut masih memiliki rumah pada sekitar 1950-an, sebelum keluarga penghuninya merantau ke Lubuk Pakam, sedangkan Parhutaan Ompu Sampang Sinurat disebut telah kosong sejak akhir 1900-an,” jelas tim kuasa hukum.

Jejak Kepemilikan

Riwayat penguasaan juga dikaitkan dengan kawasan Peasolu. Pada 1960-an, Huala Sinurat disebut masih menguasai dan mengusahakan sawah di Peasolu yang berada dalam objek perkara.

Keturunan Raja Pagi Sinurat lainnya juga disebut menggunakan kawasan tersebut untuk bercocok tanam dan menggembalakan kerbau.

Menurut gugatan, penguasaan Pandapotan Tambun atas sebagian objek perkara bermula sekitar 1980-an, ketika dia meminta izin kepada Op si Hotma Sinurat, salah satu keturunan Raja Pagi Sinurat, untuk menggunakan sebagian lahan sebagai tempat penggembalaan kerbau.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Parlinggoman Sinurat
Parlinggoman Sinurat
27 Aug 2026, 16:46 WIB.

Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja Sinurat

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Rentan Terkoreksi - 28 Oktober 2026

1.5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Rentan Terkoreksi - ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Indonesia Akan Bangun Fasilitas Penyimpanan Minyak Mentah untuk Impor Langsung

Indonesia Akan Bangun Fasilitas Penyimpanan Minyak Mentah untuk Impor Langsung

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.