Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aksi Unjuk Rasa 27 Agustus di DPR, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 11:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aksi Unjuk Rasa 27 Agustus di DPR, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional Doc: Antara
Ket. Ilustrasi: Ratusan mahasiswa bertahan di depan Gedung UOB di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat karena akses ke Bundaran HI dibatasi oleh petugas kepolisian pada Selasa (18/8).

Jakarta - Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi dampak aksi unjuk rasa sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8).

Pengendara yang beraktivitas di Jakarta pada hari tersebut diimbau menyiapkan rute alternatif, khususnya masyarakat yang melintasi kawasan Senayan dan Jalan Jenderal Gatot Subroto. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan dengan mempertimbangkan kondisi dan perkembangan situasi di lapangan.

Sejumlah kelompok dijadwalkan menggelar aksi di kawasan DPR/MPR RI, di antaranya Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4), Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), dan Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB).

Polda Metro Jaya sebelumnya telah menerima pemberitahuan rencana aksi dari sejumlah kelompok. Berdasarkan perkiraan awal, beberapa kelompok akan membawa sekitar 100 hingga 200 peserta. Namun, jumlah massa yang hadir masih dapat berubah sesuai perkembangan sebelum maupun saat aksi berlangsung.

Sementara itu, GERAM dijadwalkan menggelar aksi sekitar pukul 14.00 WIB dengan perkiraan peserta mencapai sekitar 1.000 orang.

Dengan adanya sejumlah rencana aksi tersebut, polisi belum menetapkan pengalihan arus lalu lintas secara menyeluruh. Rekayasa akan dilakukan apabila jumlah massa meningkat atau aktivitas demonstrasi mulai berdampak terhadap kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi.

Kawasan yang perlu diantisipasi antara lain Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senayan, serta sejumlah akses menuju Gedung DPR/MPR RI. Kepadatan lalu lintas berpotensi meluas ke ruas jalan di sekitar lokasi apabila terjadi peningkatan jumlah peserta atau pengaturan arus oleh petugas.

Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi aksi disarankan mempertimbangkan rute alternatif dan mengatur waktu perjalanan untuk menghindari potensi kepadatan.

Polda Metro Jaya mengimbau pengendara memperhatikan rambu-rambu serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Peserta aksi juga diminta menyampaikan pendapat sesuai ketentuan yang berlaku serta tetap memperhatikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Dengan pola rekayasa yang bersifat situasional, pengendara diharapkan memantau perkembangan informasi lalu lintas sebelum bepergian dan menyesuaikan rute apabila terjadi pengalihan arus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Luar Negeri
Meski Lambat, Ekonomi Uni E...
Nasional
Polri Mutasi 199 Personel, ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.