Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Padamkan Karhutla di Kepulauan Bangka Belitung, Korem 045 Kerahkan 690 Prajurit

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 12:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Padamkan Karhutla di Kepulauan Bangka Belitung, Korem 045 Kerahkan 690 Prajurit Doc: ANTARA
Ket. Komandan Korem 045/Garuda Jaya Provinsi Kepulauan Babel, Brigjen TNI Nur Wahyudi (tengah) saat menghadiri Pawai PBB HUT Ke-81 Republik Indonesia di Pangkalpinang, Rabu (26/8/2026).

PANGKALPINANG – Komando Resor Militer (Korem) 045 Garuda Jaya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengerahkan 460 prajurit, guna memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dampak musim kemarau ekstrem di daerah itu.

"Saat ini kita mengerahkan prajurit untuk menangani 40 titik api di Pulau Bangka dan Belitung," kata Komandan Korem 045/Garuda Jaya Provinsi Kepulauan Babel, Brigjen TNI Nur Wahyudi di Pangkalpinang, Rabu (26/8).

Ia mengatakan Korem 045/Garuda Jaya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menggerahkan 690 prajurit TNI Angkatan Darat dengan rincian Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 250 prajurit, Pulau Bangka 240 prajurit dan Pulau Belitung 200 prajurit, untuk mempercepat penanganan karhutla selama musim kemarau ekstrim.

"Kita bersama Polri, BPBD dan instansi terkait lainnya terus berkoordinasi untuk mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Pulau Bangka dan Belitung ini," ujar Wahyudi.

Ia mengatakan selama musim kemarau ini, kejadian karhutla di Kepulauan Babel masih relatif kecil-kecil, tidak seperti karhutla di Pulau Kalimantan, Sumatera Selatan, Riau dan tempat lainnya yang lebih luas.

"Kejadian karhutla di Pulau Bangka dan Belitung masih kecil-kecil. Paling luas lahan terbakar di satu titik hanya sekitar tiga hektare, tidak seperti seluas karhutla di Palembang, Riau dan Kalimantan mencapai puluhan hectare kebakaran di satu titik," ujarnya.

Wahyudi mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan membakar, karena sangat berpotensi terjadi kebakaran lahan yang lebih luas dampak cuaca panas yang disertai angin kencang.

"Kami mengimbau masyarakat tidak membakar lahan dan apabila ada titik api atau kebakaran untuk segera melapor kepada petugas TNI, Polri, BPBD dan instansi terkait lainnya, guna mempercepat pemadaman kebakaran lahan dan hutan selama musim kemarau ekstrim ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.