Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Fasilitas Pengelolaan Persampahan, DLH Makassar Tambah Armada dan Siapkan Puluhan Mesin Pengolah

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Fasilitas Pengelolaan Persampahan, DLH Makassar Tambah Armada dan Siapkan Puluhan Mesin Pengolah Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Makassar Helmy Budiman.

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar memperkuat fasilitas pengelolaan persampahan dengan memastikan dukungan penambahan sarana dan prasarana serta menyiapkan puluhan mesin pengolah pengangkutan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar di Makassar, Rabu (26/8), mengatakan dukungan armada persampahan terdiri dari berbagai jenis kendaraan, mulai dari motor roda tiga, armada Tangkasaki, dump truck, arm roll truck hingga mobil sampah compactor.

"Armada tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung proses pengangkutan sampah dari lingkungan permukiman menuju lokasi TPA sesuai jenis kategori pemilahan sampah," ujarnya.

Berdasarkan data dari DLH terkait inventaris armada sampah berada di 14 Kecamatan, untuk motor roda tiga, tercatat sebanyak 1.073 unit.

Dari jumlah tersebut, 760 unit masih dalam kondisi baik dan aktif beroperasi, sementara 236 unit mengalami rusak ringan dan 77 unit rusak berat.

Selain itu, Pemerintah Kota Makassar memiliki 221 unit armada Tangkasaki. Sebanyak 183 unit berada dalam kondisi baik dan beroperasi, sedangkan 35 unit mengalami kerusakan ringan dan 3 unit rusak berat.

Kemudian, pada jenis dump truck/armada terbuka, tersedia sebanyak 147 unit. Sebanyak 103 unit dalam kondisi baik dan masih beroperasi, sementara 44 unit mengalami rusak ringan. Untuk kategori rusak berat, tidak terdapat armada yang tercatat mengalami kerusakan.

Sementara itu, armada arm roll truck tercatat sebanyak 62 unit. Sebanyak 44 unit masih dalam kondisi sangat baik dan beroperasi, sedangkan 18 unit mengalami rusak ringan. Terdapat pula 2 unit yang masuk kategori rusak berat.

Untuk armada arm roll truck dengan kapasitas lebih dari 10 meter kubik, tersedia 16 unit. Dari jumlah tersebut, 8 unit masih beroperasi, sedangkan 4 unit mengalami rusak ringan dan 4 unit lainnya rusak berat.

Adapun jenis mobil sampah compactor berjumlah 7 unit, dengan 5 unit masih beroperasi dan 2 unit mengalami kerusakan.

Lebih lanjut, Helmy menjelaskan data fasilitas armada tersebut menunjukkan bahwa sistem pengangkutan sampah Makassar ditopang oleh armada dengan karakteristik dan kapasitas yang beragam.

Namun, di tengah kebutuhan pelayanan persampahan yang terus meningkat, kondisi sebagian armada yang mengalami kerusakan juga menjadi perhatian agar tidak mengganggu efektivitas pengangkutan sampah di lapangan.

"Karena itu, pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan penambahan maupun peremajaan armada. Kita juga mendorong perubahan pola pengelolaan sampah mulai dari tingkat rumah tangga dan lingkungan," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Bandara Riyadh Ditutup, Sel...
Ekonomi
Tanjung Perak Jadi Pelabuha...
Ekonomi
Rupiah Dibayangi Pelemahan ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.