Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang
📅 Selasa, 25 Agu 2026, 00:03 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNamun, Ceferin memperingatkan bahwa jika hal tersebut terjadi, sangat mungkin akan muncul kandidat penantang. "Pilihan kedua adalah dia maju dalam pemilihan pada Maret, tetapi dalam kasus itu saya pikir dia akan memiliki kandidat yang menentangnya. Saya belum tahu siapa."
Dua nama yang mulai disebut sebagai kandidat potensial adalah Presiden CONCACAF Victor Montagliani dan Presiden AFC Sheikh Salman bin Ebrahim al-Khalifa.
Infantino sebenarnya pernah memiliki hubungan kuat dengan sepak bola Eropa. Sebelum terpilih sebagai Presiden FIFA pada 2016 untuk menggantikan Sepp Blatter, pria 56 tahun tersebut merupakan Sekretaris Jenderal UEFA.
Saat itu, Infantino mendapatkan dukungan luas dari negara-negara Eropa. Namun, situasinya kini berubah drastis.
Ceferin bahkan mengungkapkan bahwa dirinya tidak lagi berbicara dengan Infantino sejak kontroversi mengenai rencana investasi FIFA tersebut mencuat.
Di tengah meningkatnya tekanan, Infantino tetap berusaha menunjukkan bahwa dirinya masih memperoleh dukungan.
Infantino berada di Republik Dominika pada akhir pekan lalu untuk menghadiri pertemuan dengan pejabat sepak bola lokal dan regional. Kehadirannya disebut mendapat keberatan dari Montagliani yang dilaporkan meminta Infantino tidak datang ke turnamen usia muda yang berlangsung di negara tersebut.
Dalam pernyataan video yang dirilis FIFA pada Minggu, Infantino tampak menyinggung kontroversi yang tengah menerpanya.
"Penting untuk terlibat, berdialog, menyampaikan pandangan dan pendapat," kata Infantino.
"Banyak hal telah terjadi dalam beberapa pekan terakhir dan penting bagi Anda untuk mendengar, mendengarkan, serta mampu menyampaikan perasaan Anda."
Infantino kemudian menegaskan bahwa dirinya masih mendapatkan dukungan.
"Secara keseluruhan, saya sangat positif dan sangat, sangat senang dengan seluruh dukungan yang saya dapatkan di sini."
Polemik ini berpotensi menjadi salah satu tantangan politik terbesar bagi Infantino sejak mengambil alih FIFA pada 2016.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!