Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Darurat Kebakaran Hutan, DPR Desak Kemenkeu Cairkan Anggaran Rp290 Miliar untuk Tangani Karhutla

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 11:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Darurat Kebakaran Hutan, DPR Desak Kemenkeu Cairkan Anggaran Rp290 Miliar untuk Tangani Karhutla Doc: ANTARA
Ket. Heli waterbombing saat melakukan pemadaman karhutla di wilayah Kalsel, Jumat (21/8/2026).

 JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv mendesak Kementerian Keuangan segera mencairkan anggaran darurat sebesar Rp290 miliar untuk operasional pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut dia, penanganan karhutla harus segera dilakukan mengingat kebakaran telah berdampak kepada masyarakat, serta memperburuk kualitas udara.

"Karhutla saat ini telah berdampak pada kesehatan, pendidikan, transportasi hingga aktivitas ekonomi. Nah, kondisi itu diperparah cuaca kering karena fenomena El Nino," kata Rajiv dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan penanganan masalah karhutla dan dampaknya harus dilakukan secara luar biasa.

Pemerintah juga perlu menyiapkan langkah pemulihan ekosistem setelah kebakaran berhasil ditangani, salah satunya penanaman kembali kawasan hutan dan lahan terdampak.

Selain itu, tambah Rajiv, petugas juga perlu memperketat patroli terpadu di daerah rawan, serta sosialisasi larangan bakar lahan kepada warga dan korporasi sebagai optimalisasi pencegahan kebakaran.

Di samping itu, ia meminta agar penegakan hukum juga harus ditegakkan sambil upaya pemulihan berjalan.

Menurut dia, penyebab kebakaran perlu diselidiki untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai aturan yang berlaku.

"Penegakan hukum harus berjalan dan terukur sambil berjalan dengan upaya pemulihan karhutla," katanya.

Berdasarkan data BNPB pada Jumat (21/8), legislator yang membidangi urusan pertanian dan kehutanan itu menyampaikan bahwa beberapa kejadian karhutla baru masih muncul di beberapa wilayah Kalimantan.

Di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, titik karhutla kembali muncul di Kecamatan Tanah Grogot, Batu Sopang, dan Batu Engau. Total lahan terbakar sekitar 25,29 hektare.

Di Kabupaten Kutai Kartanegara, karhutla terjadi di Kecamatan Loa Kulu, Tenggarong; Kelurahan Pendingan, Kecamatan Sanga-Sanga, Kecamatan Muara Muntai, Muara Jawa, dan Kota Bangun.

Adapun, total luas lahan terbakar pada hari itu mencapai 49,55 hektare dengan lahan terbakar paling luas berada di Kelurahan Pendingin seluas 42 hektare.

Untuk itu, Rajiv mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras untuk menangani asap di sejumlah wilayah karhutla, baik BNPB, kepolisian, pemerintah daerah dan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perbaikan Subsidi harus Bersamaan dengan Percepatan Transisi ke Energi Terbarukan
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini, saya sangat sepakat dengan ...
  • Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter
    Preview komentar:
    Program diskon kemerdekaan yang diluncurkan oleh Pertamina ini ...
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Jangan Cuma di Rumah! Ini 5 Rekomendasi Akhir Pekan di DKI, Ada Pameran Menarik

Jangan Cuma di Rumah! Ini 5 Rekomendasi Akhir Pekan di DKI, Ada Pameran Menarik

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.