Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Ketahanan Energi, Kemenhub Perkuat Transportasi Rendah Karbon Lewat ITS 2026

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 10:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukung Ketahanan Energi, Kemenhub Perkuat Transportasi Rendah Karbon Lewat ITS 2026 Doc: Kemenhub
Ket. Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Kawasan dan Lingkungan Robby Kurniawan berbicara dalam kegiatan International Transportation Summit (ITS) 2026 di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat pengembangan transportasi rendah karbon melalui International Transportation Summit (ITS) 2026 dengan mendorong kolaborasi, inovasi, dan kebijakan berkelanjutan guna mendukung ketahanan energi serta mobilitas nasional.

"Transisi menuju transportasi rendah karbon membutuhkan kolaborasi, inovasi, dan kebijakan yang konsisten agar tetap sejalan dengan kebutuhan konektivitas dan daya saing nasional,” kata Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Kawasan dan Lingkungan Robby Kurniawan terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu (22/8).

Dia menekankan hal itu saat menjadi pembicara pada Second Plenary Session bertema “Transport Decarbonisation and Energy Sovereignty: Building a Low-Carbon Mobility Ecosystem for Indonesia" di Jakarta.

Upaya membangun transportasi rendah karbon menjadi salah satu isu strategis yang mengemuka dalam International Transportation Summit 2026 yang diselenggarakan ITS Indonesia di Jakarta.

Robby menyampaikan transisi menuju transportasi rendah karbon memerlukan kolaborasi, inovasi, dan kebijakan yang konsisten agar tetap sejalan dengan kebutuhan konektivitas nasional serta peningkatan daya saing.

Menurut Robby, dekarbonisasi transportasi tidak hanya berkaitan dengan upaya menurunkan emisi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan dan kedaulatan energi nasional.

Ia menambahkan pengembangan transportasi rendah karbon juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi sektor transportasi sehingga mampu memberikan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.

"Dekarbonisasi transportasi tidak hanya berkaitan dengan penurunan emisi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan dan kedaulatan energi, meningkatkan efisiensi transportasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tegasnya.

Adapun International Transportation Summit 2026 dibuka oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy serta dihadiri berbagai pemangku kepentingan dari dalam maupun luar negeri.

Forum tersebut diikuti pimpinan ITS Singapura, Hong Kong, dan Malaysia bersama perwakilan kementerian, lembaga, akademisi, pelaku industri, serta peserta dari berbagai negara untuk bertukar pengalaman.

Melalui International Transportation Summit 2026 diharapkan terbuka ruang kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan inovasi guna mempercepat terwujudnya ekosistem mobilitas Indonesia yang lebih bersih, efisien, cerdas, dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perbaikan Subsidi harus Bersamaan dengan Percepatan Transisi ke Energi Terbarukan
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini, saya sangat sepakat dengan ...
  • Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter
    Preview komentar:
    Program diskon kemerdekaan yang diluncurkan oleh Pertamina ini ...
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.