Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Spanyol Kembali Duduki Peringkat Satu FIFA, Maroko Cetak Sejarah usai Piala Dunia 2026

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 08:43 WIB | Oleh:
Spanyol Kembali Duduki Peringkat Satu FIFA, Maroko Cetak Sejarah usai Piala Dunia 2026 Doc: FIFA
Ket. Ilustrasi selebrasi pemain timnas Spanyol.

PARIS – Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 langsung berdampak pada peringkat dunia FIFA. Dalam pembaruan ranking yang dirilis Selasa (21/7), La Roja kembali menduduki posisi teratas dunia, sementara Argentina harus turun ke peringkat kedua setelah gagal mempertahankan gelar juara.

Tim asuhan Luis de la Fuente merebut kembali posisi nomor satu FIFA untuk pertama kalinya sejak Januari setelah mengalahkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium.

Kekalahan tersebut membuat Argentina, yang sebelumnya menjadi juara dunia 2022, kehilangan posisi puncak yang mereka pegang sebelum turnamen berlangsung.

Posisi ketiga masih ditempati Prancis, sedangkan Inggris tetap berada di peringkat keempat. Meski berhasil mengalahkan Prancis dalam perebutan tempat ketiga Piala Dunia, kemenangan itu belum cukup mengubah posisi kedua tim di ranking FIFA.

Brasil naik ke posisi kelima, sementara Maroko mencatat sejarah baru dengan menembus peringkat keenam dunia, posisi tertinggi yang pernah dicapai negara Afrika tersebut sejak sistem peringkat FIFA diberlakukan.

Sebaliknya, Portugal harus turun dua peringkat ke posisi ketujuh setelah langkah mereka terhenti pada babak 16 besar Piala Dunia.

Belgia naik ke peringkat kedelapan dan bertukar posisi dengan Belanda, yang turun ke posisi kesembilan.

Sementara itu, Meksiko menjadi penghuni baru 10 besar setelah melonjak empat tingkat. Peningkatan tersebut tidak terlepas dari performa impresif mereka sepanjang Piala Dunia yang digelar di kandang sendiri.

Negara dengan lonjakan terbesar dalam pembaruan ranking kali ini adalah Norwegia. Berkat keberhasilan mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah, Norwegia melesat 12 peringkat hingga menempati posisi ke-19 dunia.

Di sisi lain, Jerman harus keluar dari jajaran 10 besar dan turun ke posisi ke-12, tepat satu tingkat di bawah Kroasia yang kini berada di urutan ke-13.

Nasib kurang baik juga dialami Italia. Setelah gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, Gli Azzurri kembali kehilangan poin dan turun ke posisi ke-15.

Di luar jajaran elite, Tunisia menjadi negara dengan penurunan paling tajam setelah merosot 12 peringkat hingga berada di posisi ke-57.

Sebaliknya, Mesir naik lima tingkat ke posisi ke-24, sementara Paraguay melesat tujuh peringkat ke urutan ke-34 setelah berhasil menembus babak 16 besar Piala Dunia.

Kejutan lain datang dari Tanjung Verde (Cape Verde). Tim debutan yang sukses mencapai babak 32 besar naik tiga posisi ke peringkat ke-64 dunia. Mereka kini berada tepat di atas Ghana, yang juga menikmati kenaikan signifikan dengan melonjak delapan peringkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perbaikan Subsidi harus Bersamaan dengan Percepatan Transisi ke Energi Terbarukan
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini, saya sangat sepakat dengan ...
  • Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter
    Preview komentar:
    Program diskon kemerdekaan yang diluncurkan oleh Pertamina ini ...
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.