Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Praktik Penyimpangan, Polda Papua Barat Kawal Distribusi Bantuan Pangan

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 08:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Praktik Penyimpangan, Polda Papua Barat Kawal Distribusi Bantuan Pangan Doc: ANTARA
Ket. Direktur Binmas Polda Papua Barat Komisaris Besar Polisi Hari S Sembiring saat ditemui awak media di Manokwari, Jumat (21/8/2026).

MANOKWARI – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat memastikan pengawalan terhadap proses distribusi bantuan pangan sebanyak 1.593 ton beras akan dilakukan secara maksimal guna mencegah praktik penyimpangan atau penjualan yang merugikan penerima manfaat.

Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Papua Barat Komisaris Besar Polisi Hari S Sembiring di Manokwari, Jumat(21/8), mengatakan penyaluran beras dipantau personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

“Personel kami nanti bersama-sama dengan teman-teman dari TNI akan mengawasi proses distribusi beras bantuan pangan sampai ke tangan penerima,” ujarnya.

Dia juga mengimbau agar seluruh elemen masyarakat di Papua Barat untuk berperan aktif memantau penyaluran bantuan pangan, dan segera memberikan laporan kepada aparat keamanan apabila menemukan tindakan penyimpangan.

Kepolisian senantiasa berkoordinasi dengan Perum Bulog maupun pemerintah daerah dan pemerintah distrik atau kecamatan guna memaksimalkan pengawasan, karena beras bantuan pangan tidak diperkenankan untuk diperjualbelikan.

“Sudah ada mekanismenya. Kalau temukan ada yang jual beras bantuan pangan, foto atau videokan lalu laporkan ke aparat keamanan supaya ditindak tegas,” ujar Sembiring.

Selain itu, kata dia, personel Bhabinkamtibmas bersama Bulog dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) terus memaksimalkan sosialisasi sebelum penyaluran karena berkaitan dengan adanya perubahan data penerima bantuan pangan dari periode sebelumnya.

Hal ini perlu dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi reaksi masyarakat sehingga proses penyaluran beras bantuan pangan periode Juli, Agustus dan September yang dilakukan sekaligus dapat berjalan dengan lancar sesuai ekspektasi bersama.

“Data penerima bantuan itu berasal dari Badan Pangan Nasional, bukan Bulog. Daerah hanya menyalurkan, jadi kami berharap agar masyarakat tidak menghambat penyaluran,” ucap Sembiring.

Kepala Perum Bulog Cabang Manokwari Sheik Irawaty menjelaskan, beras bantuan pangan periode Juli, Agustus, dan September disalurkan sekaligus, sehingga setiap keluarga penerima manfaat memperoleh 30 kilogram beras.

Jumlah penerima tersebar di Manokwari 22.480 penerima (674.400 kilogram beras), Manokwari Selatan 5.739 penerima (172.170 kilogram), Pegunungan Arfak 8.634 penerima (259.020 kilogram), Teluk Bintuni 10.096 penerima (320.880 kilogram), dan Teluk Wondama 6.152 penerima (184.560 kilogram).

“Total penerima bantuan pangan Juli-September di lima kabupaten wilayah kerja kami sebanyak 53.101 penerima,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.