Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN IP Perkuat Kontribusi kepada Pembangkit Listrik Energi Bersih

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 09:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
PLN IP Perkuat Kontribusi kepada Pembangkit Listrik Energi Bersih Doc: PLN IP
Ket. Penandatanganan letter of intent (LoI) pembelian tenaga listrik dari dua proyek panas bumi dengan total kapasitas 45 MW antara PT PLN Indonesia Power dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

JAKARTA - PT PLN Indonesia Power (PLN IP) menegaskan komitmennya memperkuat kontribusi kepada pembangkit listrik dari energi bersih, yang andal dan berkelanjutan.

Direktur Utama PLN IP Bernadus Sudarmanta, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, menyampaikan pihaknya terus mendorong optimalisasi potensi panas bumi Indonesia menjadi pembangkit listrik bersih.

Menurut dia, PLN Indonesia Power bersama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) telah menandatangani letter of intent (LoI) untuk pembelian tenaga listrik dari dua proyek panas bumi dengan total kapasitas 45 megawatt (MW).

"LoI ini menjadi langkah konkret untuk mempercepat pemanfaatan energi bersih di Indonesia," sebutnya.

Penandatanganan LoI tersebut mencakup pengembangan Ulubelu Binary (Bottoming) Unit berkapasitas 30 MW di Provinsi Lampung dan Lahendong Binary (Bottoming) Unit berkapasitas 15 MW di Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam pipeline perencanaan kerja sama strategis ini, total potensi kapasitas pengembangan dapat mencapai 230 MW.

Penandatanganan dilakukan Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta dan Direktur Utama PGE Ahmad Yani di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

"Indonesia memiliki potensi panas bumi yang sangat besar. Melalui kolaborasi PLN Indonesia Power dan PGE pada Lahendong dan Ulubelu, kami ingin mengoptimalkan potensi tersebut menjadi energi bersih yang andal sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional," ujar Bernadus.

Menurut Bernadus, percepatan transisi energi membutuhkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

"Sinergi antara PLN, PLN Indonesia Power, PGE, pemerintah, investor, dan seluruh pelaku industri menjadi kunci untuk mempercepat hadirnya pembangkit bersih yang andal dan berkelanjutan," tambahnya.

Melalui pengembangan Lahendong dan Ulubelu bersama PGE, PLN Indonesia Power terus memperkuat kontribusinya dalam menghadirkan energi bersih yang andal, sekaligus mendorong sistem energi nasional yang semakin hijau, tangguh, dan mandiri.

Kedua proyek memanfaatkan teknologi bottoming untuk mengolah dan memanfaatkan panas dari fluida panas bumi (brine) yang belum termanfaatkan untuk dijadikan tambahan energi listrik bersih dari pembangkit panas bumi eksisting.

Langkah ini menjadi bentuk optimalisasi potensi sumber daya panas bumi pada lapangan WKP eksisting, sekaligus meningkatkan kapasitas pembangkitan tanpa sepenuhnya bergantung pada pengembangan sumber (lapangan WKP) baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.