Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

NTT Masih Diguncang Gempa, BMKG: Gempa M5,2 di Flores Pagi Ini Tidak Berpotensi Tsunami

28 Sabtu, 22 Agu 2026, 10:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
NTT Masih Diguncang Gempa, BMKG: Gempa M5,2 di Flores Pagi Ini Tidak Berpotensi Tsunami NTT Masih Diguncang Gempa, BMKG: Gempa M5,2 di Flores Pagi Ini Tidak Berpotensi Tsunami Doc: BMKG
Ket. Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,2 pada Sabtu (22/8/2026), pukul 09:31:01 WITA, di wilayah Pulau Flores, NTT.

KUPANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,2 terjadi pada Sabtu (22/8), pukul 09:31:01 WITA, di wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1 pada kedalaman 16 km. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini,” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam keterangannya diterima di Kupang, Sabtu.

Dia menjelaskan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,07° LS; 120,66° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 64 km arah timur laut Ruteng, Manggarai, NTT.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi itu dirasakan dengan skala intensitas IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) di Lamba Leda, Manggarai Timur; Sambi Rampas, Manggarai Timur; Reok, Manggarai.

Adapun gempa bumi tersebut merupakan rangkaian susulan dari gempa bumi M7,7 di Flores, NTT pada 15 Agustus 2026 pukul 06.58.23 WITA.

Wijayanto mengatakan, hingga 22 Agustus 2026, pukul 09.00.00 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 5089 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6.2.

BMKG memastikan akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.

Kepada masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
De Minaur Bangkit, Jaga Asa...
Nasional
Mengagetkan, Satu Prajurit ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.