Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Bali Dorong Pembiayaan Murah bagi Calon Pekerja Migran

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 13:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPRD Bali Dorong Pembiayaan Murah bagi Calon Pekerja Migran Doc: ANTARA
Ket. Komisi IV DPRD Bali bersama Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Bali membahas rancangan anggaran 2027, termasuk akses pembiayaan bagi calon pekerja migran Indonesia (CPMI) dari keluarga kurang mampu, di Denpasar, Bali, Senin (28/9/2026).

DENPASAR – DPRD Bali mendorong pemerintah provinsi untuk menyiapkan akses pembiayaan murah bagi calon pekerja migran Indonesia (CPMI) dari keluarga kurang mampu yang terkendala biaya untuk bekerja di luar negeri.

Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta di Denpasar, Senin (28/9), mengatakan pemerintah daerah dapat memfasilitasi akses pembiayaan melalui lembaga keuangan, koperasi, maupun lembaga perkreditan desa (LPD).

Menurut dia, skema pembiayaan diperlukan karena terdapat anak muda yang memiliki peluang bekerja di luar negeri untuk memperbaiki perekonomian keluarga, tetapi terkendala biaya keberangkatan.

Suwirta mengusulkan lembaga keuangan daerah dilibatkan agar CPMI memperoleh pembiayaan dengan bunga terjangkau.

Selain itu, menurut dia, perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia dapat dilibatkan sehingga pembayaran cicilan dapat dilakukan melalui pemotongan penghasilan setelah CPMI bekerja.

“Ya, diajak kerja sama agar nanti gaji mereka biar dipotong, ditransfer kan langsung ke bank pemberi kredit,” katanya.

Suwirta mengatakan pemerintah daerah perlu mencari skema yang sesuai ketentuan agar keterbatasan biaya tidak menghambat masyarakat kurang mampu memperoleh kesempatan bekerja di luar negeri.

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Bali Ida Bagus Setiawan mengatakan pemerintah pusat telah menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Penempatan Pekerja Migran Indonesia sebagai salah satu alternatif pembiayaan.

Disnaker ESDM Bali, kata dia, telah membicarakan pemanfaatan skema tersebut dengan manajemen BPD Bali serta pemerintah kabupaten/kota.

"Nah, jadi sebenarnya pusat kan mengeluarkan program KUR ya untuk CPMI, dan kita sudah sebenarnya berdiskusi dengan manajemennya BPD Bali kemudian dengan teman-teman di kabupaten/kota," katanya.

Namun, menurut Setiawan, penerapan skema pembiayaan tersebut masih menghadapi persoalan terkait penjaminan dan mitigasi risiko gagal bayar.

Ia menilai keterlibatan unsur adat di Bali dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperkuat skema penjaminan pembiayaan.

“Kalau bisa terikat dengan adat, melibatkan adat kan jaminannya lebih kuat kira-kira,” ujarnya.

Secara nasional, KUR Penempatan PMI dapat digunakan CPMI untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan proses penempatan bekerja ke luar negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Rona
Pendekatan Orang Tua untuk ...
Daerah
KMP Batu Mandi Terbakar, Po...
Olahraga
UEFA Desak FIFA Segera Jawa...
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.