Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPD DKI Jakarta: Kemandirian Daerah Kunci Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

📅 Senin, 17 Agu 2026, 19:07 WIB | Oleh:

"Kemandirian fiskal bukan berarti transfer dari pusat dihentikan. Dua agenda harus berjalan bersama yakni transfer yang adil dan berkualitas. Serta kemampuan daerah memperbesar pendapatan dan membelanjakannya secara lebih produktif," ujar Fahira.

Keempat, kemandirian ekonomi daerah mempercepat pemerataan kemakmuran. Daerah, kata Fahira, harus mampu mengolah potensi pertanian, perikanan, pariwisata, industri kreatif, energi, perdagangan, dan sumber daya alam menjadi nilai tambah serta lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Karena itu, penguatan UMKM, koperasi, BUMD, pasar rakyat, industri pengolahan, hilirisasi berbasis daerah, serta kolaborasi antara daerah produsen dan konsumen perlu terus diperluas. "Jangan sampai daerah hanya menjadi tempat sumber daya diambil, sementara nilai tambah, pekerjaan, dan kesejahteraannya justru tumbuh di tempat lain," ucap dia.

Kelima, ketahanan nasional sangat ditentukan oleh ketahanan setiap daerah. Fahira mengatakan ketahanan pangan, energi, air, kesehatan, lingkungan, dan kebencanaan tidak bisa hanya dibangun dari pemerintah pusat.

Setiap daerah perlu memiliki kemampuan mendeteksi risiko, menjaga stok kebutuhan dasar, melindungi lingkungan, memperkuat sistem kesehatan, dan merespons bencana secara cepat.

Menurutnya, kemandirian daerah akan membuat Indonesia lebih tangguh menghadapi gejolak harga pangan, gangguan rantai pasok, perubahan iklim, bencana, wabah penyakit, hingga ketidakpastian ekonomi global.

Keenam, kemandirian daerah memperkuat demokrasi, inovasi, dan akuntabilitas.

Fahira menilai pemerintah daerah merupakan tingkat pemerintahan yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat. Kedekatan tersebut harus dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi, membuka partisipasi publik, menciptakan inovasi pelayanan, serta memastikan kebijakan benar-benar memberikan manfaat bagi warga.

Ia menegaskan DPD RI akan terus menjalankan perannya sebagai jembatan antara kepentingan daerah dan kebijakan nasional. Hal itu termasuk mengawal hubungan keuangan pusat-daerah, pelayanan dasar, pembangunan wilayah kepulauan, pengelolaan sumber daya, serta pemerataan ekonomi.

"Kemandirian daerah pada akhirnya bukan tujuan yang berdiri sendiri. Tujuan besarnya adalah memastikan rakyat di seluruh daerah memperoleh kesempatan yang sama untuk hidup aman, mendapatkan pelayanan berkualitas, bekerja, berusaha, dan menikmati hasil pembangunan," kata Fahira. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.