Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kuda Biru Project Hadirkan Pelita Tenaga Surya di 6 Wilayah DKI Jakarta.

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 22:59 WIB | Oleh:
Kuda Biru Project Hadirkan Pelita Tenaga Surya di 6 Wilayah DKI Jakarta. Doc: Antara Foto
Ket. Ketua Kuda Biru Project, Merry Riana saat memberikan sambutan pada Peresmian Penerangan Lingkungan Tenaga Surya (Pelita) di Masjid Jami At-Taqwa, Jalan Rawa Kuning, Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (18/8).

Gerakan kemanusiaan, Kuda Biru Project menghadirkan Penerangan Lingkungan Tenaga Surya (Pelita) di enam wilayah DKI Jakarta untuk membantu masyarakat memberikan penerangan, baik di jalan, permukiman warga, rumah ibadah maupun tempat lainnya yang ramah terhadap lingkungan.

Ke enam wilayah itu, yakni Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

"Satu lampu mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi.warga yang melewati jalan itu setiap malam, manfaatnya sangat berarti. Yang kita nyalakan bukan hanya lampunya, tetapi juga rasa aman, kepedulian, dan harapan. Saya percaya perubahan besar sering dimulai dari satu titik terang yang kecil," kata Ketua Kuda Biru Project, Merry Riana saat meresmikan Pelita di Masjid Jami At-Taqwa, Jalan Rawa Kuning, Cakung, Jakarta Timur, Selasa.

Menggunakan tenaga surya, kata dia, Pelita diharapkan menjadi solusi penerangan yang hemat energi, ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Selain di Jakarta Timur, Kuda Biru Project juga telah melakukan pemasangan penerangan lingkungan tenaga surya di lima wilayah Jakarta lainnya.

"Untuk sementara ini, satu wilayah akan dipasang satu titik lokasi penerangan. Mudah-mudahan, ke depan bisa ada keberlanjutan. Semakin banyak akan semakin baik, sesuai dengan kebutuhan,," kata Merry.

Untuk anggaran Pelita sendiri, kata dia, pemasangan Pelita cukup sederhana tidak sampai ratusan juta anggarannya. "Maka, kami justru memulai dari hal yang sederhana, namun manfaatnya sangat besar," ucapnya.

Peresmian Pelita juga menjadi ruang bagi Merry Riana dan Kuda Biru Project untuk berdialog langsung serta mendengarkan aspirasi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, bantuan kebutuhan pokok berupa beras, mi instan, dan gula pasir dibagikan kepada 30 keluarga prasejahtera di sekitar lokasi..

"Bantuan sosial dapat membantu kebutuhan hari ini. Melalui Pelita, kami ingin sekaligus meninggalkan manfaat yang dapat terus dirasakan pada hari-hari berikutnya. Semoga Pelita yang kami bawa bisa bermanfaat buat semua warga di sini,” kata Merry.

Selain Merry Riana, hadir dalam kegiatan tersebut, H. Zaenudin (Bendahara DKM), Ustadz.A.Mulyadi (Pengurus Masjid Jami At-Taqwa), Muhammad Alhamid (Ketua DPC Partai Demokrat.Jakarta Timur), tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Muhammad Alhamid mengapresiasi kegiatan Kuda Biru Project yang menghadirkan Pelita, di mana diharapkan manfaat program tersebut dapat terus dijaga dan dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

Hal serupa juga disampaikan salah satu pengurus Masjid Jami At-Taqwa, Ustadz A. Mulyadi.

“Kami bersyukur atas kehadiran Kuda Biru Project dalam peresmian Pelita. Terima kasih atas kepeduliannya. Kami juga terbuka dan dengan senang hati menyambut Kuda Biru Project untuk hadir kapan pun guna bersilaturahmi bersama para jamaah kami.” paparnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.