September Ceria! Subsidi Motor Listrik Bakal Digeber Lagi?
📅 Selasa, 18 Agu 2026, 21:45 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Insentif subsidi motor listrik menjadi instrumen penting untuk mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Kebijakan ini tidak hanya berkaitan dengan harga kendaraan yang lebih terjangkau, tetapi juga dapat memperluas pasar, mendorong investasi industri, dan membangun ekosistem kendaraan listrik dalam negeri.
Namun, efektivitas subsidi perlu diukur dari seberapa besar mampu meningkatkan adopsi secara berkelanjutan, bukan sekadar menciptakan lonjakan penjualan selama insentif berlangsung.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kebijakan insentif subsidi motor listrik paling cepat bisa berlaku pada September 2026.
"Harusnya sih September udah jalan itu. Subsidi motor listriknya (berlaku)," kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, hingga saat ini Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang menjadi dasar pelaksanaan kebijakan tersebut belum diterbitkan.
Purbaya mengatakan bakal menemui Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita terlebih dahulu untuk berkoordinasi.
"Dia (Agus Gumiwang Kartasasmita) belum bicara sama saya. Saya datengin dia besok," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Diberitakan sebelumnya, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan insentif motor listrik sebesar Rp5 juta masih menunggu penerbitan PMK dari Kementerian Keuangan.
Agus menegaskan Kementerian Perindustrian sebagai kementerian teknis telah siap menjalankan program tersebut. Namun, pelaksanaannya baru dapat dilakukan setelah aturan dari Kementerian Keuangan diterbitkan.
"Kita tunggu ininya ya, PMK-nya ya. Tunggu PMK-nya," ujar Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/8).
Menurut Agus, penerbitan aturan tersebut sepenuhnya berada di Kementerian Keuangan. Kendati demikian, Kementerian Perindustrian telah menyiapkan aspek teknis pelaksanaan program.
"Kita udah siap, Kementerian Perindustrian sebagai kementerian teknis udah siap. Kita tunggu PMK-nya aja. Once PMK-nya selesai, baru kita sesuaikan," jelasnya.
Agus menambahkan, daftar merek motor listrik yang akan mendapatkan insentif masih dibahas bersama oleh Kementerian Perindustrian, Danantara Indonesia, dan Kementerian Keuangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!